Cedera Ansu Fati: Tolak Operasi, Pilih Metode Konservatif, Absen Sampai Dua Bulan

Richard Andreas | 26 Januari 2022, 00:30
Pemain Barcelona, Sergino Dest dan Ansu Fati (c) AP Photo
Pemain Barcelona, Sergino Dest dan Ansu Fati (c) AP Photo

Bola.net - Barcelona mengumumkan keputusan besar terkait perkembangan cedera Ansu Fati. Si pemain memutuskan untuk mengambil jalan pemulihan konservatif.


Ansu kembali mengalami cedera hamstring dalam duel Copa del Rey kontra Athletic Bilbao pekan lalu. Barca kalah dan tersingkir, Ansu mengalami cedera yang sama.

Sebelumnya, winger muda sensasional itu sudah mengalami cedera hamstring di awal musim. Ansu harus melewatkan beberapa bulan di tepi lapangan dan menjalani pemulihan.

Kini cedera yang sama terulang dan dia mengambil keputusan berani dalam proses pemulihan.

1 dari 2 halaman

Pilih cara konservatif

Menurut Sport, staf medis Barca telah menyarankan kepada Ansu untuk memilih jalan operasi. Namun, Ansu tidak yakin dengan cara tersebut, sebab tahun lalu dia telah menempuh operasi dan ternyata kembali cedera.

Penolakan Ansu berujung pada sejumlah pertemuan antara pihak klub dan perwakilan pemain. Hasilnya, kali ini Ansu memilih jalan lain untuk memulihkan cederanya.

"Pemain tim utama Ansu Fati akan menjalani rencana pemulihan konservatif untuk cedera tendon proximal di hamstring sebelah kiri," tulis Barca dalam pernyataan resmi.

2 dari 2 halaman

Absen hingga akhir musim?

Dengan memilih cara konservatif, Ansu berharap bisa memangkas waktu pemulihan sedikit lebih cepat. Dia diperkirakan harus menepi selama enam sampai delapan pekan, alias bisa sampai dua bulan.

Katakanlah proses pemulihannya dimulai sejak bulan Februari, artinya Ansu berharap bisa pulih di akhir bulan Maret. Dia masih punya kesempatan membantu tim di akhir musim, bulan April-Mei.

Meski begitu, cara konservatif bukannya tidak berisiko. Ansu berisiko membuat cederanya jadi lebih buruk. Masa pemulihan mungkin mundur lebih lama dari perkiraan awal.

Sumber: Barcelona, Sport, Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR