BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Casemiro vs Camavinga: Masa Kini vs Masa Depan Lini Tengah Real Madrid

26-05-2020 07:00 | Richard Andreas

Gelandang Real Madrid, Casemiro (c) AP Photo Gelandang Real Madrid, Casemiro (c) AP Photo

Bola.net - Eduardo Camavinga memang masih 17 tahun, tapi dia sudah menyuguhkan penampilan impresif bersama Rennes. Saat ini, Camavinga dianggap sebagai salah satu calon gelandang terbaik masa depan.

Camavinga mencuri perhatian karena dia merupakan salah satu pemain langka. Dia merupakan salah satu gelandang bertahan modern dengan bakat luar biasa, fisik dan visinya cukup matang.

Karena itulah wajar jika Camavinga mulai laris dibidik sejumlah klub besar, salah satunya Real Madrid. Rencananya, Camavinga diharapkan bisa jadi pelapis sekaligus pengganti Casemiro di masa depan.

Kini, Marca mencoba membandingkan statistik kedua pemain ini dengan data dari Driblab. Seperti apa perbedaannya?

1 dari 2 halaman

Mantap di Depan Barisan Bek

Berdasarkan statistik, Camavinga sebenarnya beberapa kali bermain sebagai gelandang serang, juga sebagai gelandang bertahan. Namun, sepertinya dia lebih nyaman bermain peran di depan barisan bek.

Statistik membuktikan bahwa Camavinga lebih baik dari Casemiro perihal tekel sukses. Namun, Casemiro lebih unggul dalam membaca arah permainan, yang terbukti dengan angka intersepnya.

Lalu, dalam urusan menyerang, Casemiro punya catatan yang masih lebih baik. Sepertinya ini dipengaruhi pengalaman Casemiro, juga gaya bermain Madrid yang cocok dengannya.

2 dari 2 halaman

Bakat Bertahan

Singkatnya, Camavinga merupakan salah satu gelandang bertahan berbakat terbaik saat ini. Dia masih 17 tahun, tapi bisa mengalahkan Casemiro yang sudah 28 tahun perihal statistik defensif.

Dia memang masih harus mengembangkan kemampuan operan dan keberanian menyerang untuk benar-benar melampaui Casemiro, tapi situasi itu masih wajar mengingat usianya yang masih sangat belia.

Masalahnya, Camavinga sendiri harus berhati-hati. Pindah ke Madrid di usia yang begitu muda justru bisa jadi bencana untuk kariernya. Mungkin lebih baik jika dia mau menghabiskan beberapa musim lagi bersama Rennes sebelum benar-benar hengkang ke Madrid.

Sumber: Marca

KOMENTAR