BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Batistuta: Di Madrid, Saya Bisa Cetak 200 Gol Lalu Merasa Bosan

27-02-2019 03:47 | Yaumil Azis

Batistuta (c) PA Batistuta (c) PA

Bola.net - Legenda Argentina, Gabriel Batistuta, membuka alasan mengapa dirinya tak tertarik untuk bergabung dengan klub besar saat dirinya masih aktif sebagai pemain dulu. Katanya, bermain di tim seperti Real Madrid hanya akan membuatnya merasa bosan.

Batistuta diketahui sebagai salah satu bomber ulung dalam jagat sepak bola. Hal itu membuatnya dijuluki 'Batigol', sebuah panggilan dengan imbuhan 'gol' yang menjadi sebuah pengakuan bahwa dirinya begitu tajam di depan gawang lawan.

Namun, dalam karirnya, ia hanya membela klub seperti Fiorentina dan juga AS Roma. Walaupun Serie A di masa dirinya masih aktif bermain sedang naik-naiknya, namun kedua klub tersebut jelas tak bisa disandingkan dengan klub besar lain seperti Real Madrid atau AC Milan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Pilih Fiorentina Ketimbang Madrid

Batistuta bukannya tak mampu mengundang ketertarikan dari klub besar. Diakuinya, Real Madrid, Manchester United, dan juga AC Milan pernah mencoba untuk membajaknya dari Fiorentina. Namun, ia menolaknya karena tak ingin merasa bosan.

"Saya tak pernah menikmati peran menjadi bintang karena begitu anda menjadi titik vokal sebuah tim, anda akan merasa sedang memegang beban tanggung jawab tambahan," tutur Batistuta kepada America Business Forum.

"Saya menerima banyak tawaran dari Real Madrid, Manchester United, dan Milan, tapi saya lebih memilih ketenangan bermain di Fiorentina," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Bisa Cetak 200 Gol

Pria berumur 50 tahun tersebut, dengan kepercayaan diri yang tinggi, mengaku bahwa dirinya bisa saja mencetak banyak gol andai pindah ke Real Madrid. Dan jika bisa melakukannya, ia mengaku akan merasakan kebosanan.

"Jika saya pergi ke Madrid, saya bisa mencetak lebih dari 200 gol, tapi saya tahu akan merasa bosan. Kejadian yang sama akan terjadi kepada saya di Milan," tambahnya.

"Walaupun saya tak pernah mendapatkan trofi besar, tapi saya tetap menganggap diri sendiri sebagai pemenang karena telah membantu Fiorentina bersaing dengan klub-klub besar," tandasnya.

Gelar terbaik yang pernah diraih oleh Batistuta adalah juara Serie A, yang berhasil ia dapatkan saat membela AS Roma. Sedangkan di Fiorentina, ia sempat mempersembahkan gelar juara Serie B dan juga Coppa Italia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini

Berita video highlights final Piala AFF U-22 2019 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-22 menghadapi Thailand yang berakhir dengan skor 2-1.

KOMENTAR