BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Barcelona Telat Bayar Gaji Para Pemainnya?

27-01-2021 13:51 | Asad Arifin

Skuad Barcelona merayakan gol Ousmane Dembele ke gawang Cornella, Copa del Rey 2020/21. (c) AP Photo Skuad Barcelona merayakan gol Ousmane Dembele ke gawang Cornella, Copa del Rey 2020/21. (c) AP Photo

Bola.net - Barcelona diterpa rumor tidak bagus karena disebut menunggak gaji para pemainnya. Ronald Koeman sebagai pelatih tidak bisa memberi jawaban atas rumor yang beredar itu.

Barcelona memang mengalami masalah finansial yang cukup pelik pada musim 2020/2021 ini. Barcelona kehilangan banyak pemasukan sejak pandemi COVID-19 melanda penjuru dunia.

Imbas dari krisis finansial itu bisa dilihat dari aktivitas klub di bursa transfer. Barcelona pasif pada Januari 2021. Awal musim lalu, Barcelona pun gagal mendatangkan Memphis Depay dan Eric Garcia.

Kedua pemain sudah sepakat pindah ke Barcelona, tetapi klub tidak punya cukup uang untuk menebus transfernya.

1 dari 2 halaman

Barcelona Telat Bayar Gaji?

Krisis finansial Barcelona bukan hanya berdampak pada aktivitas di bursa transfer. Barcelona juga telah melakukan pemotongan gaji ke pemainnya. Namun, kini kabar buruk lainnya mulai berhembus.

Klub asal Catalan itu disebut telat membayar gaji pemainnya.

"Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Saya harus bertanya [ke manajemen]. Sampai saat ini, saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu [telat bayar gaji]," ucap Koeman dikutip dari Marca.

Ronald Koeman memastikan bahwa skuad Barcelona telah membantu mengurangi beban finansial klub. Para pemain telah menyetujui negosiasi pemotongan gaji dalam jumlah yang ditentukan bersama.

"Barcelona menderita secara finansial karena COVID. Saya belum melihat para pemain terlalu terpengaruh oleh masalah ini. Kami semua telah membantu klub dengan pemotongan gaji," katanya.

2 dari 2 halaman

Bukan Hanya Barcelona

Ronald Koeman yakin Barcelona bukan satu-satunya klub papan atas Eropa yang kesulitan dari sisi finansial. Ada banyak klub lain yang juga mengalami masalah serupa dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

"Barcelona juga menderita karena kurangnya pariwisata. Semua klub bisa memiliki angka yang sangat buruk [secara finansial] sekarang. Tidak hanya di Barcelona kok," tegas pelatih asal Belanda.

Sumber: Marca

KOMENTAR