BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Barcelona Kena PHP Adrien Rabiot?

25-02-2019 14:40 | Serafin Unus Pasi

Adrien Rabiot (c) AFP Adrien Rabiot (c) AFP

Bola.net - Klub La Liga, Barcelona dikabarkan mulai mengambil langkah mundur dari perburuan Adrien Rabiot. Mereka merasa mendapatkan janji palsu dari gelandang PSG tersebut.

Rabiot sendiri merupakan salah satu properti panas di bursa transfer yang akan datang. Sang gelandang sudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di PSG, sehingga ia akan berstatus sebagai free agent di akhir musim nanti.

Menurut rumor yang beredar, Barcelona menjadi tim yang paling berpeluang mendapatkan Rabiot. Beberapa bulan yang lalu mereka bahkan sempat secara terbuka mengejar pemain 23 tahun tersebut.

Namun dilansir Mundo Deportivo, Barcelona akan mundur dari perburuan sang gelandang. Mereka merasa dipermainkan oleh sang pemain.

Simak situasi transfer Rabiot selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Kena PHP

Menurut laporan tersebut, Rabiot sudah menjalin kontak dengan Barcelona sejak akhir tahun kemarin. Mereka sudah intens berkomunikasi mengenai kepindahan sang pemain ke Camp Nou.

Namun Rabiot kabarnya tidak begitu serius dengan pembicaraan ini. Ia sering menunda-nunda memberikan jawaban kepada Barcelona terkait masa depannya.

Barcelona pun kabarnya mulai geram dengan ketidakseriusan Rabiot. Alhasil mereka memutuskan untuk mundur dari perburuan sang pemain.

2 dari 3 halaman

Pindah ke Inggris?

Menurut laporan yang sama, Rabiot memberikan harapan palsu kepada Barcelona karena ia ingin pindah ke Inggris.

Menurut laporan tersebut, sejak awal Rabiot memang tertantang untuk pergi ke Inggris. Untuk itu ia sudah meminta agennya untuk menjalin kontak dengan beberapa klub papan atas EPL.

Sejauh ini proses pembicaraannya dengan klub-klub tersebut berjalan lancar sehingga ia bisa memuluskan kepindahannya di musim panas nanti.

3 dari 3 halaman

Dibekukan

Sejak mengumumkan tidak memperpanjang kontrak di PSG, Rabiot tidak terlibat lagi dalam tim utama Les Parisien sejak bulan Desember kemarin.

KOMENTAR