BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Barcelona Incar Duo Tottenham, Siapa Saja Mereka?

08-07-2020 03:15 | Ari Prayoga

Ryan Sessegnon (kiri) berselebrasi bersama Giovani Lo Celso, center, dan Lucas Moura saat lawan Bayern Munchen. (c) AP Photo Ryan Sessegnon (kiri) berselebrasi bersama Giovani Lo Celso, center, dan Lucas Moura saat lawan Bayern Munchen. (c) AP Photo

Bola.net - Raksasa La Liga, Barcelona dikabarkan tertarik merekrut dua pemain Tottenham, yakni Tanguy Ndombele dan Ryan Sessegnon pada jendela transfer musim panas ini.

Situasi tidak mengenakkan tengah dialami Ndombele dan Sessegnon di Spurs, karena mereka tak masuk dalam rencana manajer Jose Mourinho, terutama setelah kompetisi kembali bergulir.

Ndombele tercatat hanya dimainkan selama 19 menit sejak kompetisi kembali bergulir, sedangkan Sessegnon tak masuk dalam skuad Spurs dalam dua laga terakhir meski tidak mengalami cedera.

1 dari 2 halaman

Ketertarikan Barcelona

Kini seperti dilansir London Evening Standard, Barcelona kabarnya siap menampung Ndombele dan Sessegnon andai dilepas Spurs pada musim panas ini.

Barcelona sudah kepincut dengan Ndombele sejak gelandang 23 tahun itu masih memperkuat Lyon. Sementara itu, Sessegnon juga sempat masuk incaran Blaugrana pada musim panas tahun lalu.

Meski demikian, Barcelona hanya bersedia menampung Ndombele dan Sessegnon jika Spurs mau menerima skema tukar tambah pemain. Sejumlah nama siap diberikan Barca pada The Lilywhites sebagai gantinya.

2 dari 2 halaman

Penolakan Spurs

Terlepas dari situasi tersebut, London Evening Standard menyebut bahwa Spurs belum berniat melepas Ndombele jika tawaran dari klub lain tak ada yang memuaskan.

Sementara itu, Mourinho diklaim secara pribadi sudah menolak pendekatan yang dilakukan Barcelona terhadap Sessegnon yang juga tengah diincar sejumlah klub top Eropa lainnya.

Mourinho diyakini melihat Sessegnon sebagai bek kiri masa depan timnya. Pelatih asal Portugal itu pernah membandingkan Sessegnon dengan mantan anak asuhnya di Chelsea, Ashley Cole.

Sumber: London Evening Standard

KOMENTAR