BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Bagaimana Rasanya Jadi Kiper Real Madrid? Begini Jawaban Courtois

12-02-2019 08:30 | Richard Andreas

Thibaut Courtois (c) AFP Thibaut Courtois (c) AFP

Bola.net - Kiper anyar Real Madrid, Thibaut Courtois menjalani musim pertamanya di Los Blancos dengan performa yang tidak stabil. Courtois didatangkan dari Chelsea pada awal musim 2018/19 ini, dia diharapkan bisa jadi kiper jangka panjang Madrid.

Sayangnya, Courtois agaknya bergabung di momen yang kurang tepat. Dia remis berkostum Madrid saat jawara Eropa tersebut baru saja ditinggal Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo. Courtois tiba di momen yang buruk.

Musim 2018/19 ini memang tidak berjalan mulus bagi Madrid. Mereka sempat kesulitan pada bulan-bulan awal musim ini, dan baru menemukan ritme permainan terbaiknya begitu memasuki tahun 2019 ini.

Artinya, Courtois harus rela gawangnya banyak dibobol lawan dan melihat kekalahan Madrid. Baca komentar Courtois selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Tekanan

Menurut Courtois, posisi kiper di tim mana pun sebenarnya tidak jauh berbeda. Dia mengakui ada banyak tekanan di Madrid, sebab dia tak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun. Namun, menurutnya perbedaan dengan klub lain tidak terlalu besar.

"Penjaga gawang selalu jadi orang terakhir yang berusaha menghentikan gol lawan dan selalu ada banyak tekanan karena tak ada ruang sekecil apa pun untuk kesalahan. Pada banyak kesempatan, jika kiper membuat kesalahan, itu hampir pasti berakhir dengan gol lawan," ungkap Courtois di laman resmi realmadrid.com.

"Selalu ada tekanan, dan di sini, di Real Madrid sama saja. Saya pikir tidak banyak perubahan dari gawang ke gawang [klub lain]."

2 dari 3 halaman

Klub Terbaik

Skuat Real Madrid merayakan gol ke gawang Atletico Madrid. (c) AP Skuat Real Madrid merayakan gol ke gawang Atletico Madrid. (c) AP

Lebih lanjut, Courtois mengakui dia lebih banyak diawasi karena dia berada di klub terbaik di dunia, Real Madrid. Namun, baginya pengalaman sebagai kiper Madrid atau kiper Chelsea sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya Madrid lebih lapar meraih gelar juara.

"Anda tahu anda berada di klub terbaik di dunia, klub terbesar, dan ada banyak orang yang menonton Real Madrid. Anda tahu ada banyak mata yang mengamati pertandingan tetapi itu tak mengubah apa pun perihal menjadi kiper REal Madrid, Chelsea, atau tim lain."

"Real Madrid adalah klub juara dan anda berada di sini untuk membantu klub memperpanjang sejarahnya, untuk meraih lebih banyak trofi. Kami berjuang setiap hari untuk hal itu," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Berita Video

Berita video striker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengungkapkan makna berharga dari sepatu bola pertamanya yang memiliki harga 12 ribu rupiah.

10 Pesepak Bola Muslim Berprestasi Saat Ini

KOMENTAR