BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

6 Bintang Real Madrid yang Jadi Korban Pedasnya Kritik Media Spanyol

15-05-2021 19:14 | Asad Arifin

Skuad Real Madrid kala menjamu Sevilla, Senin (10/5/2021) (c) AP Photo Skuad Real Madrid kala menjamu Sevilla, Senin (10/5/2021) (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid sebagai salah satu klub terbaik selalu menjadi sorotan media. Bukan hanya dari sudut pandang positif, media di Spanyol juga acap kali memberi komentar pedas pada penggawa Los Blancos.

Pemain dan pelatih dituntut tampil sempurna. Jika tidak, mereka akan jadi bulan-bulan, oleh suporter maupun media Spanyol.

Beberapa pemain hebat mendapati diri mereka tidak dapat melarikan diri dari kemarahan media a Spanyol yang terkenal cerdas. Jika mereka yakin seorang pemain tidak cukup bagus, penulis di harian olahraga yang berbasis di Madrid seperti AS dan Marca tidak akan berbasa-basi dalam mengatakannya.

Berikut ini enam pemain Real Madrid yang mendapat kritik keras dari media negara dengan gencar, terkadang sangat kejam, seperti dilansir dari Planet Football.

1 dari 6 halaman

Eden Hazard

Bintang Real Madrid, Eden Hazard. (c) AP Photo Bintang Real Madrid, Eden Hazard. (c) AP Photo

Program debat sepak bola Spanyol, El Cheringuito, melontarkan kritikan pedas terhadap Eden Hazard setelah kekalahan Real Madrid dari Chelsea di semifinal Liga Champions.

Hazard dianggap melakukan kejahatan yang tak termaafkan dengan tertawa bersama mantan rekan satu timnya di Chelsea setelah peluit akhir berbunyi.

"Real Madrid keluar dari Eropa, dan Hazard punya waktu untuk tertawa dan bercanda," kata pembawa acara Josep Pedrerol setelah jeda yang dramatis.

"Dua tahun membuat para pendukung Real Madrid marah, dua tahun kelebihan berat badan, seperti Gareth Bale. Kami marah, kami tidak memahaminya dia. Dia tidak bisa bertahan di Real Madrid sedetik lagi."

2 dari 6 halaman

Gareth Bale

Gareth Bale usai golnya ke gawang  Barcelona dianulir pada laga di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. (c) AP Photo Gareth Bale usai golnya ke gawang Barcelona dianulir pada laga di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. (c) AP Photo

Begitulah standar yang dipegang oleh pers yang bermarkas di Madrid, bahwa “hanya Gareth Bale yang lain” diartikan sebagai hal yang buruk.

Kritikan itu luar biasa, mengingat pemain internasional Wales itu memenangkan empat gelar Liga Champions bersama Los Blancos, mencetak beberapa gol yang benar-benar ikonik di final.

Tapi dia gagal untuk berperan sebagai penerus Cristiano Ronaldo. Masalah kebugaran membuat Bale gagal memberikan dampak besar pada tahun-tahun terakhirnya di ibu kota Spanyol.

Pada 2019, mantan penyerang Real dan direktur olahraga Predrag Mijatovic menyebut Bale lebih peduli tentang bermain golf dan mewakili negaranya daripada yang dia lakukan untuk klubnya. Tuduhan tersebut dengan gembira malah dijadikan lelucon oleh suporter Wales.

Setelah terkualifikasi ke Euro 2020 bersama Wales, di tengah performa buruk yang berkepanjangan untuk Real, Bale difoto tersenyum di belakang bendera bertuliskan: “Wales. Golf. Madrid. Dalam urutan itu. "

Tak perlu dikatakan lagi, Marca tidak melihat sisi lucunya.

3 dari 6 halaman

James Rodriguez

James Rodriguez (c) AP Photo James Rodriguez (c) AP Photo

Satu lagi pemain mahal yang pernah bersinar terang tetapi akhirnya dianggap tak berguna di Real Madrid. Profesionalisme dan kebugaran Rodriguez dipertanyakan oleh sejumlah harian olahraga Spanyol.

Kritik itu tak luput dari perhatian pria Kolombia tersebut. Dia menanggapinya dengan memposting foto Instagram yang memamerkan fisiknya yang prima.

“Pembicaraan itu benar-benar membuatku kesal. Orang-orang tahu bagaimana saya bertindak dan saya selalu berusaha untuk menjaga diri saya sendiri,” katanya kepada Marca.

"Saya seorang profesional. Apa yang dikatakan tentang saya sering keluar di malam hari adalah kebohongan. Benar-benar membuat saya kesal karena orang-orang meragukan dan bilang saya terlihat gemuk."

4 dari 6 halaman

Isco

Isco melakukan duel dengan pemain Real Betis pada laga pekan ke-33 La Liga musim 2020/2021 (c) AP Photo Isco melakukan duel dengan pemain Real Betis pada laga pekan ke-33 La Liga musim 2020/2021 (c) AP Photo

Diego Torres adalah salah satu jurnalis paling terkemuka di sepak bola Spanyol, yang terkenal karena paparan di balik layar yang eksplosif tentang momen Jose Mourinho sebagai manajer Real Madrid, serta perseteruan dengan Isco.

Menulis di El Pais, Torres mengkritik penampilan gelandang Los Blancos untuk Spanyol di Piala Dunia 2018, yang mengakibatkan Isco menanggapinya secara langsung di Twitter. "Diego Torres, kamu sangat, sangat buruk."

Saga itu belum berakhir. Beberapa bulan kemudian, Isco yang sedang menjalankan tugas di konferensi pers dan menolak menjawab pertanyaan langsung dari Torres.

"Saya tidak akan menjawab pertanyaan itu karena Anda akan menulis apa pun yang Anda suka di koran, jadi saya hanya akan membiarkan Anda melanjutkannya dengan cara itu," jawabnya.

“Kami adalah orang-orang yang bermain di lapangan untuk tim nasional, tetapi kami membutuhkan orang-orang di sekitar kami yang membantu alih-alih terus-menerus membuat rintangan karena itu tidak menawarkan apa-apa."

5 dari 6 halaman

Karim Benzema

Pemain Real Madrid, Karim Benzema (c) AP Photo Pemain Real Madrid, Karim Benzema (c) AP Photo

Meskipun menjadi pencetak gol terbanyak kelima sepanjang masa klub, Benzema tidak selalu lolos dari kritikan. Tetapi pemain nomor 9 di Real Madrid itu sangat ahli dalam menangani kritik, mengingat sejarahnya bersama tim nasional Prancis dan hubungannya yang singkat dengan media negaranya.

“Para pemain terbaik terus-menerus dikritik karena itulah yang dijual surat kabar,” kata Benzema kepada Marca pada April 2018, menjelang akhir musim saat hanya mencetak lima gol di La Liga.

“Ketika saya tidak bermain bagus, saya tahu. Jadi saya tidak perlu membaca lebih banyak tentang itu di media."

“Ketika nama saya tercantum di surat kabar, itu tidak berdampak pada saya. Saya tidak peduli karena itu tidak berarti apa-apa. Saya tahu selalu berusaha yang terbaik untuk memenangkan setiap pertandingan," imbuh Benzema.

6 dari 6 halaman

Michael Owen

Michael Owen (c) PA Michael Owen (c) PA

Kolumnis AS yang terkenal blak-blakan Tomas Roncero memberi Owen kritikan pedas selama satu musimnya yang gagal di ibu kota Spanyol.

"Surat kabar ini mengatakan demikian pada tanggal 12 Agustus yang nahas itu, hari kepedihan yang ditimbulkan oleh diri sendiri ketika Madrid memboyong Owen, menjual (Samuel) Eto'o ke Barcelona dan kehilangan Patrick Vieira," tulisnya.

“Owen bukan Henry. Owen bukan Reyes. Owen bukan Totti. Owen bukan Drogba. Owen bukan Adriano. Owen bukan Figo. Owen bukan Zidane. Mari kita hadapi itu, Owen bukanlah galaksi. Rafa Benitez membuka sampanye pada hari dia menjualnya ke Madrid. Tidak tidak Tidak."

Sumber: Planet Football

Disadur dari Bola.com (Penulis: Yus Mei Sawitri, 15 Mei 2021)

KOMENTAR