BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

54 Umpan Silang, Kayak Bukan Barcelona Deh!

21-09-2021 05:00 | Richard Andreas

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman (c) AP Photo
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman (c) AP Photo

Bola.net - Barcelona pernah dikenal dengan tiki-taka, taktik yang mengejutkan sepak bola dunia dengan umpan-umpan pendek dan penguasaan bola. Kini, gaya main khas itu hanya jadi cerita lalu.

Musim 2021/22 ini menandai era baru Barca tanpa Lionel Messi. Ronald Koeman memegang tanggung jawab besar untuk mengusung proyek revolusi skuad.

Revolusi selalu sulit, terlebih untuk Barca. Mereka sudah belasan tahun bergantung pada keajaiban Messi, kini harus berupaya menjaga level dengan skuad sekadarnya.

Kesulitan Barca ini terlihat jelas pada utak-atik taktik Koeman. Sejauh ini, Koeman belum menemukan racikan yang pas. Memang dia tidak bisa sepenuhnya disalahkan karena komposisi skuad yang mumpuni.

Namun, Koeman tampak berani mengambil keputusan ekstrem dengan mengubah gaya main Barca sepenuhnya. Inilah yang bisa jadi masalah.

1 dari 2 halaman

54 umpan silang

Selasa (21/9/2021), Barcelona beruntung bisa bermain imbang 1-1 dengan Granada dalam duel lanjutan La Liga 2021/22. Barca kebobolan di menit ke-2 dan baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-90.

Pertandingan ini jelas berjalan alot bagi Barca. Kehilangan beberapa pemain penting memaksa Koeman mengubah taktik dan gaya main Barca jadi lebih direct.

Tercatat, Barca melepas total 54 umpan silang dalam pertandingan ini. Umpan silang sebanyak itu jelas langka dalam riwayat modern Barca.

Angka itu adalah umpan silang terbanyak Barca dalam satu pertandingan sejak membuat 55 umpan silang dalam duel kontra Malaga di La Liga, November 2016.

2 dari 2 halaman

Koeman ketar-ketir

Hasil imbang Barca ini jelas tidak menguntungkan Ronald Koeman. Dua pekan terakhir, posisi Koeman di kursi pelatih Barca semakin tidak aman.

Dia dianggap tidak layak melatih Barca. Koeman bahkan diduga tidak mendapatkan dukungan penuh dari sang presiden, Joan Laporta.

Memang musim ini adalah musim berbeda yang akan sangat sulit bagi Koeman. Dia harus membangun tim kembali dan berusaha melupakan jejak Lionel Messi.

Masalahnya, Barca selalu menuntut kemenangan terlepas apa pun yang terjadi. Koeman harus menang untuk bertahan.

Sumber: Squawka, Bola

KOMENTAR