BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

5 Pelajaran Laga Real Madrid vs Sevilla: Vini Jr Kian Ciamik, Puncak Semakin Dingin

29-11-2021 06:53 | Yaumil Azis

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan golnya ke gawang Sevilla dalam laga La Liga hari Senin (29/11/2021). (c) AP Photo
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan golnya ke gawang Sevilla dalam laga La Liga hari Senin (29/11/2021). (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid mendapatkan hasil yang diinginkan usai bertemu Sevilla dalam laga lanjutan La Liga, Senin (29/11/2021) dini hari tadi. Walaupun hasil tersebut didapatkan dengan perjuangan yang cukup berat.

Sevilla membuat hidup Real Madrid tidak nyaman selama laga berlangsung. Pertahanan yang disiplin membuat percobaan serangan dari Karim Benzema, Vinicius Junior serta Marco Asensio mental.

Mereka bahkan sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Rafa Mir pada menit ke-12. Madrid harus melakukan aksi comeback untuk mendapatkan kemenangan, melalui aksi Karim Benzema dan Vinicius Junior.

Ada lima pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga kali ini. Informasi lengkapnya bisa Bolaneters simak dengan melakukan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Vinicius Semakin Ciamik

Seandainya Eder Militao tidak terlibat dalam semua gol Madrid pada laga kali ini, gelar man of the match pasti jatuh pada Vini Jr. Tidak bisa dimungkiri kalau golnya pada menit ke-87 adalah penentu kemenangan Los Merengues.

Pemain berkebangsaan Brasil tersebut meliuk-liuk di tepi kotak penalti Sevilla sebelum melepaskan tembakan keras ke kanan gawang, tanpa mampu dijangkau Yassine Bounou. Begitu indah sampai mengundang decak kagum banyak orang.

Ini adalah gol ke-11 Vinicius dari 19 penampilan di semua kompetisi musim ini. Kemampuannya terus terasah dan bahkan jauh lebih baik seiring berjalannya waktu. Ngerinya lagi, Vini Jr masih bisa berkembang mengingat umurnya masih belia.

2 dari 5 halaman

Masalah di Pertahanan Dilupakan?

Konsep bermain yang diterapkan Carlo Ancelotti sepertinya sudah semakin jelas: Tidak peduli kebobolan berapapun gol, selama Real Madrid mampu mencetak lebih banyak gol maka semuanya akan baik-baik saja.

Dari 14 pertandingan yang telah dilalui musim ini, Real Madrid baru mencatat tiga clean sheet. Paling baru didapatkan ketika menghadapi Osasuna, di mana pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Laga tersebut digelar pada akhir bulan Oktober lalu.

Positifnya, Real Madrid mampu meminimalisir jumlah gol yang bersarang di gawangnya. Mereka hanya kebobolan maksimal satu kali dalam enam pertandingan terakhir La Liga. Tidak clean sheet tak masalah, asal bisa cetak gol lebih banyak dari lawan!

3 dari 5 halaman

Salah Sevilla Menyia-nyiakan Peluang

Tidak bisa dimungkiri kalau pertahanan Real Madrid cukup rapuh di musim ini. Mencetak gol ke gawang Thibaut Courtois bukan sebuah perkara sulit, dan dibuktikan oleh Sevilla yang mampu mencetak gol di menit ke-12.

Sebenarnya, Sevilla masih memiliki beberapa peluang emas yang tercipta di sepanjang babak pertama. Andai semuanya mampu dikonversi menjadi gol, harusnya 'Los Nervionenses' sudah unggul 3-0.

Lini serang Real Madrid memang sudah teruji kualitasnya. Namun bukan tidak mungkin mentalnya runtuh kalau tertinggal tiga gol dalam waktu cepat. Sevilla kini cuma bisa menyesali setiap peluang yang gagal dimanfaatkan.

4 dari 5 halaman

Roket Real Madrid

Dengan lini serang yang sudah teruji kualitasnya, lawan-lawan Real Madrid di masa mendatang bisa saja menjadi penganut parkir bus. Mereka akan menumpuk pemain di kotak penalti dan membuat Karim Benzema dkk kesulitan menerobos.

Namun lawan-lawan Real Madrid perlu mempertimbangkan satu hal: Di luar kotak penalti pun, Los Merengues tetap tajam. Mereka melepaskan rata-rata 5.3 tembakan dari luar kotak penalti per laga, melebihi Atletico Madrid dan Barcelona.

Vinicius, Marco Asensio, David Alaba, Toni Kroos, dan Karim Benzema semuanya pernah mencetak gol dari kotak penalti musim ini. Sudah jelas, ini patut dipertimbangkan oleh tim-tim lain sebelum bertemu Real Madrid.

5 dari 5 halaman

Puncak Semakin Dingin

Tambahan tiga angka semakin memperkokoh posisi Madrid di puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 33 angka. Unggul empat poin dari rival sekotanya, Atletico Madrid, yang menempati peringkat kedua.

Kabar baiknya, Real Madrid masih memiliki satu pertandingan sisa. Atletico Madrid pun sebenarnya demikian. Namun kalau kedua tim memiliki nasib yang berbeda ketika laga tunda dilangsungkan, Madrid punya kans untuk melebarkan jarak.

Partai tunda tersebut digelar pada hari Kamis (2/12/2021) dini hari nanti di Santiago Bernabeu, dengan Athletic Bilbao sebagai lawannya. Kalau menang, Madrid bisa memberikan tekanan tambahan kepada Atletico Madrid dan pesaing lainnya.

KOMENTAR