BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

5 Pelajaran Laga Real Madrid vs Athletic Bilbao: Mahkota Juara Milik Los Merengues?

02-12-2021 07:01 | Yaumil Azis

Penyerang Real Madrid, Marco Asensio (kedua dari kanan), berduel dengan dua pemain Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga hari Kamis (2/12/2021).  (c) AP Photo
Penyerang Real Madrid, Marco Asensio (kedua dari kanan), berduel dengan dua pemain Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga hari Kamis (2/12/2021). (c) AP Photo

Bola.net - Laga pekan ke-15 La Liga yang mempertemukan Real Madrid dengan Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, Kamis (2/12/2021) berlangsung sengit. Los Merengues berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

Satu-satunya gol yang berhasil diciptakan Madrid lahir dari aksi sang penyerang, Karim Benzema. Pemain berdarah Prancis itu melesakkan bola ke gawang Bilbao pada menit ke-40 dengan memanfaatkan asis dari Luka Modric.

Ada lima poin penting yang bisa dipetik dari kemenangan Real Madrid atas Athletic Bilbao ini. Simak informasi selengkapnya dengan melakukan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Courtois Gemilang

Thibaut Courtois usai Real Madrid menang dengan skor 6-1 atas Real Mallorca di pekan ke-6 La Liga 2021/2022 (c) AP Photo
Thibaut Courtois usai Real Madrid menang dengan skor 6-1 atas Real Mallorca di pekan ke-6 La Liga 2021/2022 (c) AP Photo

'Tulang punggung Real Madrid', kata fans-fans Madrid di media sosial. Kalau Benzema menjadi penentu kemenangan Madrid dengan golnya, Courtois jadi bintang dengan aksi-aksinya di bawah mistar gawang.

Bilbao mencatatkan 18 tembakan, namun hanya dua yang berhasil menemui sasaran. Keduanya berasal dari Raul Garcia dan Oihan Sancet yang seharusnya bisa membuat Bilbao unggul 2-1. Semuanya mental di hadapan Courtois.

Courtois juga melakukan penyelamatan gemilang ketika Real Madrid bertemu Sevilla akhir pekan kemarin. Pertanyaannya adalah: Kok bisa kiper sebagus ini cuma berada di peringkat delapan Yachine Trophy kemarin?

2 dari 5 halaman

Tuan Muda Vinicius Semakin Sempurna

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan golnya ke gawang Sevilla dalam laga La Liga hari Senin (29/11/2021). (c) AP Photo
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan golnya ke gawang Sevilla dalam laga La Liga hari Senin (29/11/2021). (c) AP Photo

Perbincangan soal Vinicius selalu menyangkut pada kecepatan dan kemampuannya dalam menggiring bola. Atau tembakan-tembakan indah yang menjadi penentu kemenangan Madrid atas Sevilla akhir pekan kemarin.

Vini Jr tidak menghasilkan gol pada pertandingan melawan Bilbao, pun juga dengan asis. Tapi ada satu aspek darinya yang tampak menonjol dan tidak diduga-duga oleh banyak orang: Kemampuan mengoper bola.

Itu adalah aspek paling mendasar dalam dunia sepak bola tapi kerap dilupakan pemain-pemain hebat. Operan-operan Vini Jr membawa Madrid ke arah yang tepat. Dan secara keseluruhan, ia menyelesaikan total 47 dari 50 operan yang dilakukan.

3 dari 5 halaman

Respon Kegagalan Ballon d'Or dari Benzema

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, merayakan golnya ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga hari Kamis (2/12/2021). (c) AP Photo
Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, merayakan golnya ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga hari Kamis (2/12/2021). (c) AP Photo

Bukan cuma Robert Lewandowski yang 'dirampok' Lionel Messi dalam malam penganugerahan Ballon d'Or pada hari Selasa (30/11/2021) lalu. Benzema pun sebenarnya pantas meraih gelar individual terbaik itu.

Dukungan datang dari rekan setimnya, Toni Kroos, yang mengecam keputusan memberikan gelar Ballon d'Or kepada Messi. "Mengapa Benzema tidak memenangkan Ballon d'Or? Yang gagal, di atas segalanya, adalah pilihan pertama."

Benzema tidak memberikan respon, namun menunjukkan kualitasnya di lapangan lewat golnya yang ke-15 dalam laga melawan Bilbao. Fans di Bernabeu pun menyanyikan 'Karim, Ballon d'Or' sebagai bentuk kecintaan terhadap sang striker.

4 dari 5 halaman

Bilbao Pantas Meraih Poin

Real Madrid vs Athletic Bilbao. (c) AP Photo
Real Madrid vs Athletic Bilbao. (c) AP Photo

Mari alihkan perhatian dari Real Madrid untuk sementara dan memberikan kredit yang sepantasnya buat Bilbao. Klub asuhan Marcelino Garcia Toral tersebut bisa memberikan perlawanan dan sepantasnya mendapatkan minimal satu poin.

Yang mengesankan dari Bilbao adalah statistiknya. Mereka kalah jauh dari penguasaan bola, 37 persen berbanding 63 persen milik Madrid. Tapi mereka mampu melepaskan 18 tembakan selama pertandingan berlangsung.

Hanya dua dari 18 tembakan tersebut yang mengarah tepat ke gawang. Namun dua peluang tersebut sangat berharga dan harusnya bisa menjadi gol andai Courtois tidak tampil apik di bawah gawang. Bilbao kurang beruntung!

5 dari 5 halaman

Mahkota Juara Menuju Santiago Bernabeu

Skuad Real Madrid merayakan gol di markas Sheriff Tiraspol, Kamis (25/11/2021) (c) AP Photo
Skuad Real Madrid merayakan gol di markas Sheriff Tiraspol, Kamis (25/11/2021) (c) AP Photo

Tambahan tiga poin membuat Real Madrid semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 36 poin. Unggul tujuh angka dari penghuni peringkat kedua, yang juga merupakan rival sekotanya, Atletico Madrid.

Memang, jarak tersebut masih bisa terpangkas lagi. Sebab pasukan Diego Simeone tersebut belum memainkan satu pertandingan tunda. Namun situasi ini bakalan menjadi tekanan tersendiri buat Los Rojiblancos.

Laju Madrid seperti sulit buat dihentikan. Bayangkan, mereka berhasil menyapu tujuh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi dengan kemenangan! Madrid sedang on fire dan sudah sepantasnya keluar sebagai juara La Liga musim ini.

KOMENTAR