5 Alasan Barcelona Bisa Ganggu Real Madrid Musim Depan, Juara La Liga Gak Nih?

Richard Andreas | 9 Juli 2022, 10:30
5 Alasan Barcelona Bisa Ganggu Real Madrid Musim Depan, Juara La Liga Gak Nih?
Skuad Barcelona merayakan gol Pierre-Emerick Aubameyang di markas Real Sociedad, Jumat (22/4/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Barcelona terus berupaya mengembangkan tim musim panas ini. Di tengah tekanan finansial, Barca masih berupaya mendatangkan amunisi pemain untuk memperkuat skuad Xavi.

Sejauh ini Barca sudah meresmikan perekrutan Franck Kessie dan Andreas Christenen. Keduanya didatangkan dengan status free transfer, jadi Barca bisa berhemat biaya transfer.

Tidak hanya itu, Barca juga masih aktif membidik beberapa nama lain. Sebut saja Robert Lewandowski, Raphinha, dan Jules Kounde. Ketiganya masih dalam bidikan Barca.

Kedatangan pemain-pemain baru itu tentu akan memperkuat skuad Xavi. Musim lalu Barca memang gagal bersaing meraih trofi, Real Madrid terlalu tangguh. Namun, musim depan ceritanya bakal berbeda.

Paling tidak, ada 5 alasan Barcelona bisa menempel ketat Real Madrid musim depan. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!

1 dari 5 halaman

1. Skuad mulai terbentuk

Franck Kessie. (c) FC Barcelona Twitter

Franck Kessie. (c) FC Barcelona Twitter

Xavi tiba di Barcelona pada pertengahan musim, melanjutkan kerja Ronald Koeman. Tentu dia harus mencoba memaksimalkan skuad yang ada sebisa mungkin.

Untungnya, musim depan bakal berbeda dan jauh lebih baik bagi Xavi. Dia punya kesempatan mendatangkan beberapa pemain di bursa transfer musim panas ini.

Meski sulit, Xavi mulai membentuk skuad sesuai yang dia inginkan. Pembelian pemain-pemain yang tepat tentu bisa membantu Xavi menerapkan gaya main yang dia inginkan.

Skuad Barca yang diinginkan Xavi mulai terbentu. Jadi ada banyak alasan untuk lebih percaya diri musim depan.

2 dari 5 halaman

2. Taktik Xavi kian matang

Musim lalu, kedatangan Xavi membantu Barca menemukan kembali identitas mereka. Xavi menerapkan gaya main khas Barca yang sempat hilang di era Ronald Koeman.

Gaya main khas ini krusial bagi perkembangan Barca. Berbeda dengan tim lain, Barca punya filosofi yang sudah diwariskan selama puluhan tahun, identitas mereka jelas.

Musim lalu, dalam waktu lima bulan saja Xavi sudah bisa mengembangkan tim, apalagi jika dia diberi waktu lebih banyak untuk mematangkan taktik dan gaya main.

3 dari 5 halaman

3. Momen pramusim

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. (c) AP Photo

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. (c) AP Photo

Xavi akan menjalani pramusim untuk pertama kalinya sebagai pelatih Barcelona. Tentu ini jadi kesempatan penting untuk membentuk dan menyiapkan tim sebaik-baiknya.

Pramusim selalu dianggap sebagai salah satu momen terpenting dalam menyiapkan tim. Ada perbedaan besar bagi pelatih yang tidak punya kesempatan menjalani pramusim bersama tim.

Kini, Xavi punya kesempatan memulai pramusim bersama timnya, bahkan bisa lebih awal. Kesempatan ini akan digunakan Xavi untuk lebih mengenal tim, begitu pula sebaliknya.

4 dari 5 halaman

4. Lanjutkan langkah musim lalu

Musim lalu, dalam lima bulan, Xavi bisa mendongkrak level Barcelona ke level top. Puncaknya adalah ketika Barca menghajar Madrid 4-0 di Santiato Bernabeu.

Perkembangan cepat dalam waktu lima bulan ini seharusnya jadi bukti potensi Barca. Di bawah Xavi, Barca main semakin padu dan semakin percaya diri.

Oleh sebab itu, jelas bahwa musim depan Xavi tinggal melanjutkan fondasi yang sudah dia siapkan. Barca boleh tampil lebih percaya diri untuk bersaing meraih trofi.

5 dari 5 halaman

5. Madrid lengah

Ekspresi kecewa Vincius Junior di laga Real Madrid vs Barcelona, La Liga 2021/22 (c) AP Photo

Ekspresi kecewa Vincius Junior di laga Real Madrid vs Barcelona, La Liga 2021/22 (c) AP Photo

Madrid tim top yang diisi banyak pemain kelas dunia. Namun, musim lalu Madrid terbukti seseskali tersandung karena lengah, bahkan di laga-laga yang seharusnya mudah.

Musim depan, kelengahan Madrid ini bisa jadi celah yang dimanfaatkan Barca. Memang belum pasti, tapi ada kemungkinan besar situasi tersebut bisa terjadi.

Biasanya momen krusial ini ditentukan dalam duel El Clasico. Jika Barca bisa menjegal Madrid di El Clasico, kemungkinan besar mereka akan mendapatkan momentum untuk bangkit.

Sumber: Bola, Marca, Sport

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR