Southgate Masih Percaya Harry Maguire, Kasus Luke Shaw Jadi Contoh?

Richard Andreas | 28 September 2022, 03:00
Bek Inggris, Harry Maguire (c) AP Photo
Bek Inggris, Harry Maguire (c) AP Photo

Bola.net - Performa buruk Harry Maguire jadi salah satu sorotan di laga Inggris vs Jerman di UEFA Nations League 2022, Selasa (27/9/2022). The Three Lions harus bersusah payah menahan imbang tim tamu dengan skor 3-3.

Pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi Inggris. Pasukan Gareth Southgate sempat tertinggal 0-2, berbalik unggul 3-2, lalu akhirnya harus puas dengan skor imbang 3-3.

Hasil imbang itu mungkin sedikit melegakan bagi Maguire. Pasalnya, kapten Manchester United ini membuat blunder fatal yang berujung pada kebobolan pertama Inggris.

Kesalahan Maguire tersebut jadi perhatian lebih karena di level klub pun dia tidak bermain lebih baik. Bahkan, Maguire mulai jarang jadi starter di MU.

1 dari 2 halaman

Masih percaya Maguire

Penurunan performa Maguire, ditambah blunder kontra Jerman, memanaskan isu untuk mencadangkan bek tengah 29 tahun tersebut. Southgate didesak untuk memilih pemain lain daripada Maguire.

Gagasan tersebut sepertinya ditolak keras oleh Southgate. Dia masih terus memercayai Maguire, bahkan memberinya menit bermain penuh di laga kontra Italia dan Jerman.

"Itu [memercayai pemain] akan selalu jadi tantangan, khususnya terkait minimnya menit bermain mereka," kata Southgate.

"Saya tahu semua orang akan fokus pada Harry [Maguire], tapi ada beberapa momen penting yang ditunjukkan Harry dalam dua pertandingan tersebut."

2 dari 2 halaman

Contoh Luke Shaw

Southgate sepertinya tidak berniat mencadangkan Maguire dalam waktu dekat, setidaknya sampai Piala Dunia 2022 nanti. Dia memberi contoh kasus Luke Shaw yang jarang bermain di klub tapi main impresif di timnas.

"Luke adalah contoh seorang pesepak bola luar biasa. Jadi, apa yang harus kami lakukan? Tidak memainkan Luke Shaw karena menit bermainnya kurang? Atau memilih pemain yang Anda lihat di laga malam ini?" sambung Southgate.

"Keputusan semacam itu akan selalu memicu perdebatan, tetapi saya kira saat ini kami sudah kembali ke level terbaik bersama pemain-pemain terbaik kami, kecuali situasinya mustahil," tutupnya.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR