Rapor Pemain Portugal Saat Kalahkan Hungaria: Ronaldo Istimewa, Jota dan Silva Entahlah!

Asad Arifin | 16 Juni 2021, 08:31
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol di laga Hungaria vs Portugal, Euro 2020 (c) AP Photo

Bola.net - Portugal meraih hasil sempurna ketika berjumpa Hungaria pada matchday 1 Grup F Euro 2020 di Puskas Arena, Budapest, Selasa (15/06/2021) malam WIB. Sang juara bertahan menang dengan skor 3-0.


Portugal tampil dengan kekuatan terbaik, kecuali Joao Cancelo yang dicoret dari skuad. Hungaria pun bermain dengan tim terbaiknya dan pasukan Marco Rossi tampil solid pada babak pertama.

Semua gol Portugal tercipta pada babak kedua. Gol-gol dari Portugal dicetak oleh Raphael Guerreiro dan Cristiano Ronaldo (2 gol).

Lantas, seperti apa performa dan rapor pemain Portugal di laga melawan Hungaria? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 16 halaman

Rui Patricio

Rui Patricio tidak mendapatkan banyak ujian pada duel lawan Hungaria. Sebab, lawan hanya melepas tiga shots on target ke gawangnya. Sempat ada gol yang bersarang di gawangnya, tapi dianulir wasit.

Rapor: 7

2 dari 16 halaman

Raphael Guerreiro

Guerreiro menunjukkan performa yang sangat bagus di sisi kiri, khususnya saat menyerang. Bek sayap Dortmund bermain sangat agresif. Namun, bukan berarti lalai bertahan. Guerreiro melepas empat tekel pada duel lawan Hungaria.

Aksi terbaik Guerreiro terjadi ketika dia mencetak gol pemecah kebuntuan Portugal pada menit ke-84.

Rapor: 7,5

3 dari 16 halaman

Ruben Dias

Ruben Dias saat membela Timnas Portugal di Euro 2020 (c) AP Photo

Ruben Dias -juga Pepe- nyaris tidak mendapat ancaman pada babak pertama. Namun, pada babak kedua, ada beberapa momen penting yang mampu diantisipasi oleh bek tengah dari klub Man City tersebut.

Dias menjadi pemain paling sering melepas umpan di laga Hungaria vs Portugal (99). Dias juga melakukan empat tekel dan memenangkan delapan duel. Performa yang solid.

Rapor: 7

4 dari 16 halaman

Pepe

Pepe menunjukkan pengalaman dan ketenangan yang luar biasa. Hungaria beberapa kali membuat serangan berbahaya, bahkan sempat mencetak gol tapi dianulir karena offside. Tapi, Pepe tetap tendang di lini belakang.

Akurasi umpan Pepe mencapai 92 persen. Kemampuan ini penting bagi Portugal dalam melakukan build-up.

Rapor: 8

5 dari 16 halaman

Nelson Semedo

Semedo menggantikan peran Joao Cancelo yang dicoret dari skuad karena COVID-19. Semedo tampil cukup bagus, khusunya ketika harus membantu pertahanan. Eks pemain Barcelona melakukan tujuh tekel, paling banyak dibanding pemain lainnya.

Rapor: 7

6 dari 16 halaman

Danilo Pereira

Pemain asal PSG memainkan tugas dengan baik. Danilo menjaga ritme permainan dan penguasaan bola dengan apik. Danilo punya akurasi umpan hingga 90 persen. Selain itu, Danilo juga membuat tiga tekel dan menang pada empat duel area.

Rapor: 7,5

7 dari 16 halaman

William Carvalho

Carvalho memberi keseimbangan yang bagus di lini tengah Portugal. Dia bisa menjadi benteng ketika Hungaria melakukan serangan balik. Carvalho memenangkan empat duel dan melepas tiga tekel untuk menghentikan serangan lawan.

Rapor: 7

8 dari 16 halaman

Bruno Fernandes

Dua pemain Timnas Portugal, Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo (c) AP Photo

Fernandes tidak tampil layaknya ketika bermain untuk Manchester United. Fernandes bermain lebih dalam. Dia tidak cukup dekat dengan kotak penalti. Walau tidak istimewa, performa Fernandes juga tidak buruk.

Fernandes melepas tiga umpan kunci dan dua shots. Namun, dia tidak mampu mencetak satu pun gol maupun assist.

Rapor: 7

9 dari 16 halaman

Bernardo Silva

Silva memainkan laga yang buruk saat Portugal berjumpa Hungaria. Silva kesulitan mendapat ruang. Tidak nampak pula dribel atau manuver berbahaya yang dilakukan. Silva bahkan tidak melepas satu pun shots pada duel ini.

Rapor: 6,5

10 dari 16 halaman

Cristiano Ronaldo

Duel Hungaria vs Portugal di matchday 1 Grup F Euro 2020 di Puskas Arena, Selasa (15/06/2021) malam WIB. (c) Pool Reuters via AP Photo

Ronaldo mengalami momen sulit pada babak pertama. Ronaldo melewatkan satu peluang emas karena sepakannya melambung tinggi. Namun, pada babak kedua, Ronaldo tampil menentukan bagi Portugal.

Ronaldo mencetak dua gol. Gol kedua patut mendapat pujian karena Ronaldo memamerkan teknik yang bagus. Kini, Ronaldo jadi top skor sepanjang masa Euro dengan 11 gol.

Rapor: 9

11 dari 16 halaman

Diogo Jota

Pemain Portugal, Diogo Jota (c) AP Photo

Diogo Jota gagal memberi dampak besar bagi Portugal. Pemain yang membela Liverpool itu nampak sangat bersemangat. Namun, hal itu justru membuatnya melewatkan banyak peluang emas.

Diogo Jota punya tiga peluang, tetapi tidak ada yang menjadi gol. Jota sempat membuat Ronaldo kecewa lantaran memaksakan diri menendang ke gawang padahal ada pemain lain lebih bebas.

Rapor: 6,5

12 dari 16 halaman

Rafa Silva

Rafa Silva memang tidak mencetak gol. Namun, masuknya pemain 28 tahun itu mengubah dimensi serangan Portugal. Rafa Silva benar-benar membuat repot pemain belakang Hungaria dengan aksi impresifnya.

Rafa Silva menutup laga dengan sebuah assist untuk gol kedua Ronaldo.

Rapor: 8

13 dari 16 halaman

Renato Sanches

Renato Sanches (c) AFP

Sanches memberi energi besar di lini tengah Portugal ketika dia dimainkan pada menit ke-81. Jika dibanding William Carvalho, Sanches punya naluri menyerang lebih bagus dan dia memainkan peran dengan baik.

Rapor: 6

14 dari 16 halaman

Andre Silva

Andre Silva dimainkan pada menit ke-81, menggantikan Diogo Jota. Masuknya mantan pemain AC Milan ini membawa dampak besar. Walau tidak mencetak gol, Silva punya andil atas tajamnya lini depan Portugal setelah dia berada di lapangan.

Rapor: 6

15 dari 16 halaman

Joao Moutinho

Moutinho baru dimainkan pada menit ke-89. Pemain senior ini menggantikan peran Bruno Fernandes. Tidak banyak waktu yang dimiliki Moutinho untuk bisa menunjukkan kualitas terbaiknya.

Rapor: N/A

16 dari 16 halaman

Fernando Santos

Pelatih Portugal, Fernando Santos (c) LaPresse via AP

Santos menunjukkan kapasitas sebagai pelatih berpengalaman. Santos memainkan Rafa Silva dan Renato Sancho pada babak kedua. Mereka mampu mengubah jalannya laga dan membuat Portugal menang dengan skor 3-0.

Keputusan Santos mengganti Diogo Jota juga sangat tepat. Sebab, dengan masuknya Andre Silva, Portugal punya lebih banyak pemain dengan tipe 'target man' di dalam kotak penalti.

Rapor: 8

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR