Prancis Tersingkir dari Euro 2020 Karena Terlalu Remehkan Swiss?

Ari Prayoga | 1 Juli 2021, 15:25
Ekspresi kekecewaan Timnas Prancis usai dikalahkan Swiss di 16 Besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021) (c) AP Photo

Bola.net - Prancis diklaim tersingkir dari pentas Euro 2020 karena terlalu meremehkan lawan mereka di 16 besar, Swiss. Klaim itu dilontarkan oleh gelandang Spanyol, Koke.


Dalam laga ini, Prancis sejatinya sempat unggul 3-1 hingga menit ke-80. Sayang, Swiss mampu mengejar lewat gol Haris Seferovic sebelum Mario Gavranovic menyamakan skor di menit terakhir pertandingan.

Prancis pun akhirnya tersingkir dari Euro 2020 setelah Kylian Mbappe sebagai eksekutor terakhir mereka dalam babak adu penalti gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

1 dari 2 halaman

Penilaian Koke

Koke menilai bahwa sama Prancis bisa jadi sudah berpikir akan lolos ke perempat final ketika mengetahui lawan mereka di 16 besar adalah Swiss.

“Lebih dari sekadar Euro 2020 menjadi gila, tidak mudah untuk memenangkan pertandingan hari ini, karena tidak ada tim kecil dan tim mana pun yang bisa mengalahkan Anda,” ujar Koke seperti dikutip Marca.

“Kita melihatnya ketika Prancis bermain melawan Swiss, karena Prancis mengira pertandingan telah dimenangkan dan [Swiss] kembali," imbuhnya.

"Hal yang sama hampir terjadi pada kami [melawan Kroasia]." tukas gelandang Atletico Madrid tersebut.

2 dari 2 halaman

Siap Tempur Lawan Swiss

Lebih lanjut, Koke menegaskan bahwa timnya sudah siap 100 persen untuk menghadapi Swiss di babak perempat final pada akhir pekan mendatang.

"Kami sangat senang. Setelah begitu banyak penderitaan, perjuangan dan kerja keras, kami mendapat hadiah untuk mencapai babak berikutnya," tutur Koke.

“Sekarang kami memiliki pertandingan yang sangat penting melawan Swiss, dan perempat final Kejuaraan Eropa tidak sering terjadi. Kami sangat menantikan untuk memainkan pertandingan ini." tandasnya.

Sumber: Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR