Pelatih Timnas Republik Ceko Sempat Ragu dengan Kualitas Kompetisi di Indonesia, Tapi Pengalaman Ondrej Kudela Tak Bisa Dibantah

Abdi Rafi Akmal | 16 September 2022, 14:37
Pelatih Timnas Republik Ceko Sempat Ragu dengan Kualitas Kompetisi di Indonesia, Tapi Pengalaman Ondrej Kudela Tak Bisa Dibantah
Ondrej Kudela berpose dengan jersey terbaru Persija Jakarta (c) Dok. Persija Jakarta

Bola.net - Ondrej Kudela, pemain Persija Jakarta ini secara mengejutkan dipanggil oleh timnas Republik Ceko untuk UEFA Nations League. Walaupun sempat ragu dengan kualitas kompetisi di Indonesia, pemain berusia 35 tahun itu akhirnya tetap dipanggil.

Kudela memang jadi bintang baru di BRI Liga 1 2022/2023, terutama bagi para penggemar Persija. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini punya pengalaman yang tidak main-main karena sudah malang melintang di kompetisi Eropa.

Oleh sebab itu, banyak yang terkejut ketika Kudela memutuskan berkarier di Indonesia. Walaupun keputusannya itu juga tidak lepas dari keberadaan Thomas Doll sebagai pelatih persija.

Pelatih timnas Republik Ceko Jaroslav Silhavy pun akhirnya buka suara soal pemanggilan Kudela ke timnas. Alasan utamanya adalah soal pengalaman yang sudah banyak dibuktikan.

1 dari 4 halaman

Sempat Hilang Jejak

Pelatih Timnas Republik Ceko, Jaroslav Silhavy (c) AP Photo

Pelatih Timnas Republik Ceko, Jaroslav Silhavy (c) AP Photo

Kudela bukan nama baru di timnas Republik Ceko karena ia sudah pernah tampil delapan kali. Namun, Silhavy mengakui sempat kehilangan jejak pemain ini. Setelah menontonnya lewat tayangan video, dia akhirnya bisa mengetahui permainan sang pemain lagi.

"Kami memang agak kekurangan bek tengah saat ini. Sementara kami sudah mengenal Ondrej dengan cukup baik," ujar dia dilansir dari AFP.

"Saya akui kami sempat kehilangan jejaknya sedikit. Tapi kami akhirnya menontonnya melalui video."

2 dari 4 halaman

Meragukan

Pemain Slavia Praha, Ondrej Kudela (kiri) (c) AP Photo

Pemain Slavia Praha, Ondrej Kudela (kiri) (c) AP Photo

Silhavy buka-bukaan bahwa dia sempat meragukan kualitas kompetisi tempat Kudela berkarier saat ini. Namun Kudela tetaplah pemain berpengalaman. Pengalaman itu pula yang membuatnya sudah tampil sebanyak sembilan kali di Persija.

"Kita mungkin bisa saja meragukan soal kualitas kompetisinya. Tapi harus kita akui bahwa dia memainkan seluruh pertandingannya," akunya

"Tapi dia telah menunjukkan berulang kali di masa lampau bahwa dia adalah pemain yang berpengalaman."

3 dari 4 halaman

Tampil Solid

Tiga pemain asing Persija Jakarta Michael Krmencik, Ondrej Kudela, dan Abdulla Yusuf menjaga kapten Persikabo 1973 Andy Setyo dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-4, Minggu (14/8/2022). (c) Bo

Tiga pemain asing Persija Jakarta Michael Krmencik, Ondrej Kudela, dan Abdulla Yusuf menjaga kapten Persikabo 1973 Andy Setyo dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-4, Minggu (14/8/2022). (c) Bo

Kudela bersama Persija memang tampil solid di BRI Liga 1 2022/2023. Ia selalu bermain penuh dalam sembilan pertandingan.

Catatannya pun terbilang impresif. Dari sembilan laga yang sudah dijalankan, gawang Persija baru kebobolan lima kali. Dari seluruh laga itu, Persija baru kalah sekali.

Persija kini juga dalam tren yang sangat positif setelah menang di lima laga terakhir. Macan Kemayoran duduk di peringkat ke-5 dengan torehan 20 poin.

4 dari 4 halaman

20 Pemain Timnas Republik Ceko untuk UEFA Nations League

Kiper: Jiri Pavlenka (Bremen/GER), Jindrich Stanek (Viktoria Plzen), Tomas Vaclik (Olympiakos/GRE)

Belakang: Jakub Brabec (Aris Thessaloniki/GRE), Vladimir Coufal (West Ham/ENG), Milan Havel (Viktoria Plzen), Vaclav Jemelka (Olomouc), Ondrej Kudela (Persija Jakarta/INA), David Zima (FC Torino/ITA), Jaroslav Zeleny (Sparta Prague)

Tengah: Antonin Barak (Fiorentina/ITA), Vaclav Cerny (Twente/NED), Jakub Jankto (Sparta Prague), Lukas Kalvach (Viktoria Plzen), Lukas Masopust (Slavia Prague), Tomas Soucek (West Ham/ENG), Petr Sevcik (Slavia Prague)

Depan: Adam Hlozek (Leverkusen/GER), Jan Kuchta (Sparta Prague), Patrik Schick (Leverkusen/GER)

Sumber: AFP

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR