Ngefans Berat, Mason Mount Jadi Tahu Cara Hentikan Luka Modric

Richard Andreas | 12 Juni 2021, 07:40
Kapten Timnas Kroasia, Luka Modric (c) AP Photo
Kapten Timnas Kroasia, Luka Modric (c) AP Photo

Bola.net - Mason Mount punya kepercayaan diri ekstra menjelang duel Inggris vs Kroasia di Euro 2020 mendatang. Dia yakin bisa membantu tim dengan menahan pergerakan Luka Modric yang jadi motor permainan Kroasia.

Duel dua tim ini diprediksi bakal alot. Inggris punya misi balas dendam terhadap Kroasia. Tiga tahun lalu, mereka disingkirkan Kroasia dalam duel semifinal Piala Dunia 2018.

Kali ini Inggris kembali dengan kepercayaan diri lebih dan dengan skuad yang lebih tangguh. Mount percaya bisa membantu tim, terlebih dia sangat mengenal gaya main Modric.

Ternyata Mount sudah lama mengidolakan Modric sampai hafal setiap pergerakannya. Apa kata Mount?

1 dari 2 halaman

Selalu mencontoh Modric

Mount mengaku sudah sejak lama mengidolakan Modric. Dia bahkan selalu mencoba meniru permainan Modric. Akibatnya, sekarang dia tahu betul bagaimana pergerakan Modric di lapangan, dan pengetahuan ini bisa jadi pembeda.

"Dia selalu jadi pemain yang saya contoh. Bahkan sejak dia masih bermain di Premier League untuk Tottenham, saya cukup sering mengamati dia," kata Mount dikutip dari Goal internasional.

"Bermain melawan dia, rasanya aneh karena saya sangat sering menonton permainannya, saya semacam tahu pergerakan-pergerakannya dan apa yang akan dia lakukan."

"Menjadi fans suatu pemain sangat membantu, khususnya saat bermain melawan dia, sebab Anda tahu apa yang suka dia lakukan," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Kembangkan diri

Tidak hanya itu, Mount percaya bermain melawan pemain top seperti Modric secara otomatis juga akan membuatnya berkembang. Pengalaman seperti inilah yang dia cari untuk terus berkembang dan mencapai level yang lebih tinggi.

"Pengalaman bermain melawan dia juga akan membantu, sebab Anda pasti ingin bermain di laga-laga penting dan belajar bagaimana cara mengatasi tekanan dan momen-momen penentu," sambung Mount.

"Dua laga itu [vs Real Madrid] sangat masif dalam laju kami jadi juara dan saya mendapatkan banyak pengalaman dari dua pertandingan itu," tutupnya.

Sumber: Goal

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR