Kok Bisa Italia Jadi Sebagus Itu? Ternyata Ini Rahasianya

Yaumil Azis | 18 Juni 2021, 01:26
Skuad Italia merayakan gol Manuel Locatelli ke gawang Swiss, Euro 2020 (c) AP Photo

Bola.net - Dua pertandingan dimenangkan dengan sempurna oleh Italia dalam fase grup Euro 2020. Ini menjadi pesan bahwa Gli Azzurri sama sekali tidak boleh diremehkan selama ajang tersebut berlangsung hingga bulan Juli nanti.


Italia melakukan langkah pertamanya sebagai penampil perdana di pentas Euro akhir pekan lalu. Melawan Turki, pasukan Roberto Mancini itu menjadi pemenang dengan skor telak 3-0.

Raihan serupa kembali didapatkan pada hari Kamis (17/6/2021) kemarin, dengan Swiss sebagai lawannya. Giorgio Chiellini dkk mampu meraih kemenangan juga dengan skor telak 3-0. Laga ini jadi panggung buat sang gelandang, Manuel Locatelli.

Berkat dua kemenangan tersebut, Italia pun bisa bertengger nyaman di puncak klasemen Grup A dengan perolehan enam poin. Hasil itu juga membuat mereka dinyatakan sebagai tim pertama yang mampu lolos ke babak 16 besar.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Rahasia Kesuksesan Italia

Italia yang sekarang sudah jauh berbeda dari waktu mereka dinyatakan gagal lolos ke Piala Dunia 2018 lalu. Seperti yang diketahui, Gli Azzurri tidak berpartisipasi karena disingkirkan Swedia di babak play-off kualifikasi.

Roberto Mancini disebut-sebut sebagai biang keladi di balik kesuksesan Italia belakangan ini. Pengalaman mungkin jadi alasan mengapa dia mampu menjadi dalang tersebut. Namun, apa sih yang sebenarnya dia lakukan hingga Italia bisa jadi seperti ini?

"Italia bermain selayaknya klub ini cara yang harus ditempuh. Italia secara umum mengulangi apa yang telah kami lihat saat menghadapi Turki," kata mantan pelatih banyak klub papan atas Italia, Claudio Ranieri, kepada La Gazzetta dello Sport.

"Menggiring bola, menekan, berlari, kontinuitas. Ini adalah sebuah timnas yang bermain selayaknya klub dan inilah yang meningkatkan pekerjaan Roberto Mancini, bahkan lebih," lanjtunya.

2 dari 2 halaman

Sekarang Tinggal Melanjutkan

Selain konsep permainan, Mancini juga mempromosikan banyak talenta muda yang tidak banyak diketahui penikmat sepak bola. Sekarang, Italia hanya perlu mengikuti apa yang telah diperjuangkan pelatih berusia 56 tahun tersebut.

"Sejauh ini, saya melihat ini sebagai sebuah orkestra yang sempurna. Enam gol, nol kebobolan, mendominasi lawan secara permanen. Mancini telah membuka jalur baru untuk Italia. Kami harus terus mengikutinya," pungkas Ranieri.

Italia hanya perlu fokus menjalani laga terakhir di fase grup degnan Wales sebagai musuhnya. Laga tersebut akan diselenggarakan di Stadio Olimpico pada Minggu (20/6/2021) mendatang.

Hasil imbang sejatinya sudah cukup untuk menyempurnakan kiprah Italia di fase grup. Sebab dengan tambahan satu poin, mereka bisa melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup.

(La Gazzetta dello Sport - via Football Italia)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR