Jadon Sancho dan Ben Chilwell Hilang dari Skuat Inggris, Ada Apa?

Yaumil Azis | 14 Juni 2021, 01:31
Bek Timnas Inggris, Ben Chilwell (c) AP Photo

Bola.net - Ada yang aneh dalam skuat Timnas Inggris ketika melawan Timnas Kroasia pada matchday pertama Grup D Euro 2020 yang digelar hari Sabtu (13/6/2021) kemarin. Dua nama hilang, yakni Jadon Sancho dan Ben Chilwell.


Sancho diprediksi bakalan menjadi penggawa inti Inggris selama pagelaran Euro 2020 berlangsung. Terlebih jika melihat torehan 16 gol dan 20 asis yang ia buat dalam 38 penampilan bersama Borussia Dortmund musim 2020/21.

Begitu juga dengan wingback Chelsea, Ben Chilwell. Pemain yang direkrut dari Leicester City tersebut tampil konsisten di bawah asuhan Frank Lampard maupun Thomas Tuchel dan ikut membantu the Blues menjuarai Liga Champions.

Anehnya, Gareth Southgate selaku pelatih tidan mencantumkan nama dua pemain tersebut dalam skuat The Three Lions untuk melawan Kroasia. Baik dalam starting XI yang diusung maupun pemain cadangan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Penjelasan Southgate

Hilangnya Sancho dan Chilwell mengundang pertanyaan besar. Sebab, kondisi fisik keduanya baik-baik saja. Southgate pun memberikan penjelasan terkait keputusannya tak membawa Sancho dan Chilwell usai pertandingan.

"Dengan dua nama yang keluar dari skuat, sangat disayangkan bahwa kami hanya dapat membawa 23 pemain dan kami harus menutupi posisi tertentu," kata Southgate kepada BBC Sport.

"Saya tidak menyukai fakta bahwa kami harus meninggalkan pemain dari skuat dalam sebuah turnamen besar," lanjut pria berusia 50 tahun tersebut.

2 dari 2 halaman

Keputusan Aneh Lainnya

Keputusan aneh lainnya dari Southgate adalah memasang Kieran Trippier di sisi kiri pertahanan. Selama ini Trippier dikenal lebih sering beroperasi di sisi kanan, baik ketika memperkuat Tottenham dulu dan Atletico Madrid sekarang.

Chilwell sebenarnya lebih familiar dengan posisi bek kiri, begitu juga dengan Luke Shaw. Keduanya bahkan terkenal handal mengawal sektor tersebut. Sehingga tak heran kalau keputusan Southgate mengundang pertanyaan besar.

"Dengan Kieran, kami merasa bahwa dia adalah pemain yang sangat berpengalaman dan bagus dalam situasi satu lawan satu untuk menghentikan umpan silang masuk ke dalam kotak penalti," tambah Southgate.

"Caranya berkomunikasi serta kepemimpinannya akan menjadi bantuan dan pengalamannya juga bakalan membantu kami," pungkasnya.

(BBC Sport)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR