Eks Pelatih Prancis: Italia Calon Juara Euro 2020, yang Lain Meragukan

Asad Arifin | 25 Juni 2021, 11:52
Timnas Italia di Euro 2020 (c) AP Photo

Bola.net - Italia dinilai tampil konsisten dan kandidat kuat juara Euro 2020. Hal tersebut dikatakan oleh mantan pelatih timnas Prancis, Raymond Domenech.


Italia sejak awal menjadi calon kuat juara Euro 2020. Italia kemudian membuktikan hal itu dengan performa apik di fase grup. Italia selalu menang, mencetak tujuh gol, dan tidak kebobolan.

Italia mampu lolos dengan mudah ke babak 16 Besar Euro 2020. Italia akan berjumpa Austria pada fase ini. Duel Italia vs Austria akan digelar di Stadion Wembley pada Minggu (27/6/2021) dini hari WIB.

1 dari 2 halaman

Kandidat Kuat Juara

Performa apik Italia sejatinya sudah nampak sebelum Euro 2020. Saat ini, Italia tidak pernah kalah dalam 30 laga beruntun dan selalu cleansheet dalam 11 laga terakhir. Italia sedang dalam performa terbaiknya.

"Italia sekarang adalah salah satu kandidat yang jelas untuk memenangkan Euro 2020," kata Domenech kepada La Gazzetta dello Sport.

"Bagi saya, Italia satu-satunya tim nasional yang mengkonfirmasi statusnya pertandingan demi pertandingan, sedangkan yang lain meragukan. Italia berhasil mempertahankan kepribadian dan keyakinan," sambung Domenech.

Berbeda dengan Italia, beberapa unggulan lain belum tampil sesuai harapan. Prancis sempat kesulitan saat berjumpa Hungaria. Lalu, ada Inggris dan Spanyol yang juga belum cukup meyakinkan pada laga fase grup.

2 dari 2 halaman

Kolektivitas

Domenech melihat ada faktor krusial yang dimiliki Italia untuk menjadi juara Euro 2020. Pelatih yang membawa Prancis ke final Piala Dunia 2006 itu melihat di dalam skuad Gli Azzuri ada kolektivitas yang menjadi kekuatan utama tim.

"Saya mengagumi semangat kolektif tim, kecepatan mereka menyerang, tekad untuk segera merebut bola dan membalas, tidak pernah membiarkan lawan mereka tenang."

"Roberto Mancini membawa angin segar ke budaya sepak bola Italia, yang telah menjadi terlalu stereotip," tegas Domenech.

Sumber: Gazzetta

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR