Benarkah Kegagalan Penalti Bukayo Saka Akibat Kutukan dari Giorgio Chiellini?

Ari Prayoga | 14 Juli 2021, 07:37
Giorgio Chiellini vs Bukayo Saka di final Euro 2020 Italia vs Inggris (c) AP Photo

Bola.net - Kapten Italia, Giorgio Chiellini bisa jadi ikut berperan dalam kegagalan bintang muda Inggris, Bukayo Saka kala menjadi eksekutor terakhir di adu penalti final Euro 2020.


Dalam laga yang berlangsung di Wembley ini, kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal plus extra time. Pemenang laga sekaligus juara Euro 2020 pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Sial bagi Inggris, tiga penendang terakhir mereka seluruhnya gagal. Saka yang sejatinya masih bisa memperpanjang napas Inggris justru gagal menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

Eksekusi Saka berhasil ditepis oleh Gianluigi Donnarumma. Italia pun berhak menjadi juara Euro 2020 yang sekaligus menjadi gelar Euro kedua dalam sejarah Azzurri.

1 dari 2 halaman

Chiellini Kutuk Saka?

Bisa jadi eksekusi penalti Saka gagal menjadi gol karena saat ia menendang, di garis tengah lapangan Chiellini meneriakkan sebuah kata yang dipercaya merupakan kutukan.

"Kiricocho!" begitulah kata yang diucapkan Chiellini seperti yang terekam dalam tayangan ulang. Lantas, apakah maksud dari kata ini?

Menukil Football Italia, Kiricocho ternyata merupakan kata kutukan dari Argentina yang terkenal berkat eks pelatih Albiceleste, Carlos Billardo.

2 dari 2 halaman

Konfirmasi Chiellini

Rumor ini pun akhirnya dibenarkan oleh Chiellini. Dalam wawancara dengan ESPN Argentina, bek Juventus itu mengakui bahwa ia memang meneriakkan 'Kiricocho' ketika Saka mengeksekusi penalti.

"Halo Christian, saya mengonfirmasi semuanya! Kiricocho!" kata Chiellini.

Well, entah benar atau tidaknya pengaruh kutukan, yang jelas Italia sukses menjadi juara.

Sumber: Football Italia

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR