Warisan Generasi Emas Belgia Jauh Lebih Penting Daripada Sekadar Trofi Juara

Abdi Rafi Akmal | 1 Desember 2022, 06:21
Warisan Generasi Emas Belgia Jauh Lebih Penting Daripada Sekadar Trofi Juara
Selebrasi para pemain Belgia setelah menjebol gawang Kanada pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Darko Bandic

Bola.net - Generasi emas timnas Belgia dianggap gagal karena tidak bisa mendapatkan satu trofi di turnamen besar. Pelatih Roberto Martinez tidak setuju dengan anggapan tersebut. Menurutnya, generasi emas Belgia mewariskan sesuatu yang lebih penting daripada sekadar trofi juara.

Belgia, yang awalnya bukan tim dengan sepak bola kuat, mendadak kebanjiran pemain bintang saat pemanggilan tim nasional. Para pemain seperti Thibaut Courtois, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Kevin de Bruyne, Eden Hazard, Romelu Lukaku, menjadi bagian skuad Belgia kala itu.

Berbekal para pemain bintang tersebut, Belgia sempat diprediksi akan jadi penantang kuat gelar juara Piala Dunia 2018. Sayangnya, The Red Devils hanya bisa mencapai juara ketiga.

Seiring dengan berjalannya waktu, generasi emas Belgia menua. Piala Dunia 2022 digadang-gadang jadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk mendapatkan trofi tim. Meski begitu, penampilan mereka benar-benar nyaris karena kemungkinan tersingkirnya sangat besar.

1 dari 4 halaman

Sudah Berkomitmen

Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne berusaha lepas dari kejaran para pemain Kanada pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne berusaha lepas dari kejaran para pemain Kanada pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Menurut Martinez, apapun hasil di Piala Dunia 2022 tidak bisa jadi legitimasi untuk mengecap generasi emas belgia sebagai produk yang gagal. Para pemain ini dianggapnya sudah berkomitmen sepenuhnya untuk tim nasional.

“Mereka menunjukkan komitmen yang luar biasa untuk tim nasional. Kita sedang membicarakan para pemain yang berada di tim-tim besar Eropa, mereka memenangkan trofi, dan mereka tetap komitmen di sini,” ujarnya dilansir dari Fotmob.

“Kami sekarang punya delapan pemain yang lebih dari 100 pertandingan. Kami juga akan segera memiliki pemain kesembilan karena Thibaut Courtois akan mencatatkan penampilannya yang ke-100 saat melawan Kroasia. Intinya, saya memiliki para pemain yang benar-benar komitmen untuk tim nasional.”

2 dari 4 halaman

Punya Rencana Jangka Panjang

Martinez menyebutkan bahwa generasi emas Belgia ini akan tetap emas begitu mereka pensiun dari timnas. Sebab, para pemain ini sudah memikirkan rencana jangka panjang untuk perkembangan sepak bola di Belgia.

“Generasi ini tetaplah generasi emas di Belgia. Tida ada keraguan soal itu. Mereka pernah dapat medali perunggu di 2018 dan mereka membuat tim ini berada sebagai tim peringkat satu FIFA selama empat tahun,” ucapnya.

“Sekarang ada 21 pemain yang sudah mendapatkan lisensi kepelatihan A. Generasi ini akan memberikan dampak bagi sepak bola Belgia dari ranah kepelatihan untuk 20 tahun ke depan.”

“Mereka bisa menciptakan fasilitas latihan yang baru yang saya rasa akan mengubah sepak bola Belgia untuk generasi selanjutnya.”

3 dari 4 halaman

Trofi Tidak Penting, Warisan yang Penting

Selain itu, Martinez menegaskan betapa bangganya dia dengan generasi emas Belgia saat ini. Di samping tidak mendapatkan trofi juara, menurutnya yang lebih penting adalah mewariskan sesuatu untuk generasi yang lebih muda.

“Meninggalkan suatu warisan jauh lebih penting daripada memenangkan turnamen. Saya yakin, kalian bisa menemukan tim manapun yang memenangkan turnamen, tetapi mereka tidak meninggalkan sebuah warisan,” tuturnya.

“Para pemain ini layak mendapatkan penghormatan. Mereka juga layak untuk dikagumi atas segala hal yang telah mereka lakukan.”

“Kami nanti bisa saja menang, seri, atau kalah, tetapi dengan warisan dari generasi ini , saya jadi orang yang paling bangga di dunia karena saya pernah bekerja bersama mereka.”

“20 tahun ke depan, sepak bola Belgia tidak akan sama lagi karena generasi ini.”

Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.

Sumber: Fotmob

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR