Soal Jerman yang Gagal Total di Piala Dunia 2022, Wenger: Fokus ke Kompetisi, Bukan Politik

Richard Andreas | 4 Desember 2022, 23:00
Soal Jerman yang Gagal Total di Piala Dunia 2022, Wenger: Fokus ke Kompetisi, Bukan Politik
Piala Dunia 2022: Timnas Jerman gagal lolos ke babak 16 besar (c) AP Photo/Darko Bandic

Bola.net - Kegagalan Jerman jadi salah satu cerita besar di Piala Dunia 2022. Der Panzer berangkat sebagai salah satu tim favorit, tapi langkah mereka harus terhenti di fase grup.

Bencana Jerman dimulai dari pertandingan pertama di Grup E. Secara mengejutkan, Thomas Muller dkk. dibekuk Jepang di pertandingan alot.

Jerman lantas mencoba bangkit dengan menahan imbang Spanyol di laga kedua. Lalu akhirnya bisa meraih kemenangan atas Kosta Rika di laga ketiga.

Sayangnya, kebangkitan Jerman terlambat. Skuad Hansi Flick hanya finis di peringkat tiga klasemen akhir Grup E dan harus pulang lebih cepat.

1 dari 4 halaman

Aksi politis Jerman

Piala Dunia 2022: Timnas Jerman (c) AP Photo/Ebrahim Noroozi

Piala Dunia 2022: Timnas Jerman (c) AP Photo/Ebrahim Noroozi

Ini adalah kegagalan kedua kali beruntun Jerman di Piala Dunia. Sebelumnya, di Piala Dunia 2018 lalu mereka juga tersingkir sejak fase grup.

Biar begitu, kekalahan kali ini lebih ramai dibicarakan karena aksi Jerman terkait isu di luar lapangan. Di laga pertama kontra Jepang, skuad Jerman masih sempat melakukan aksi protes terhadap sikap Qatar sebagai penyelenggara.

Protes ini dinilai telah mengganggu konsentrasi para pemain. Terlebih, pemain seharusnya fokus terhadap pertandingan, bukan hal-hal politik di luar lapangan.

2 dari 4 halaman

Fokus kompetisi, bukan politik

Aksi Jerman tidak disanksi atau diberi hukuman apa pun. Namun, di mata Arsene Wenger, aksi politik tersebut mungkin telah mengganggu konsentrasi para pemain untuk pertandingan di lapangan.

Terlebih, Piala Dunia 2022 diikuti oleh tim-tim terbaik. Tidak ada istilah tim lemah atau kurang favorit.

"Ketika bermain di Piala Dunia, Anda seharusnya tahu bahwa Anda tidak boleh kalah di laga perdana. Tim yang sudah punya pengalaman, seperti Prancis dan Inggris, bisa main apik di laga pertama," ujar Wenger.

"Tim harus siap secara mental, dengan pikiran yang fokus ke kompetisi, bukan kepada demonstrasi politis."

3 dari 4 halaman

Thomas Muller Isyaratkan Pensiun

Bek kiri Spanyol, Jordi Alba berduel dengan penyerang Jerman, Thomas Muller pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2022, Kamis (28/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Ebrahim Noorozi

Bek kiri Spanyol, Jordi Alba berduel dengan penyerang Jerman, Thomas Muller pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2022, Kamis (28/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Ebrahim Noorozi

Tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia 2022 juga disebabkan oleh kemenangan Jepang 2-1 atas Spanyol pada hari dan jam yang sama di Khalifa International Stadium, Al Rayyan.

Hasil itu membuat Jepang memuncaki Grup E Piala Dunia 2022 dengan enam poin hasil dari dua kemenangan dan sekali imbang.

Penyerang Jerman, Thomas Muller mengisyaratkan bisa pensiun dari tim berjulukan Die Mannschaft setelah Piala Dunia 2022.

4 dari 4 halaman

Hansi Flick Indikasikan Mundur

Pelatih Jerman, Hansi Flick juga mengindikasikan bakal mundur dari Die Mannscaft seusai kegagalan du Piala Dunia 2022.

Hansi Flick baru menangani Jerman pada Agustus 2021. Dari 20 partai sejak periode itu, Der Panzer menang 12 kali, seri enam kali, dan kalah dua kali.

"Kami akan menyelesaikannya dengan cepat. Sulit untuk menjawabnya sekarang setelah pertandingan ketika kami tersingkir. Kita lihat saja nanti," tutur Hansi Flick disadur dari Eurosport.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR