Sampai Jumpa di Piala Dunia 2026, Generasi Muda Amerika Serikat!

Abdi Rafi Akmal | 4 Desember 2022, 01:47
Sampai Jumpa di Piala Dunia 2026, Generasi Muda Amerika Serikat!
Ekspresi penyerang Amerika Serikat, Christian Pulisic dan rekan-rekannya setelah kalah melawan Belanda pada babak babak 16 besar Piala Dunia 2022, Sabtu (3/12/2022) WIB. (c) AP Photo/Fransisco Seco

Bola.net - Setelah susah payah lolos dari Grup B, langkah Amerika Serikat hanya sampai babak 16 besar Piala Dunia 2022. Generasi muda Amerika Serikat diharapkan bisa berbicara lebih lantang di edisi empat tahun lagi atau pada 2026.

Di laga itu, Amerika Serikat takluk di tangan Belanda dengan skor 1-3 di Khalifa International Stadium, Sabtu (3/12/2022) malam WIB. Gol tunggal dari Haji Wright, tidak mampu mengejar gelontoran gol-gol yang dicetak oleh Denzel Dumfries, Daley Blind, dan Memphis Depay.

Kekalahan ini memang terasa menyedihkan bagi The Yanks. Namun, mereka boleh berbangga karena dengan skuad semuda itu, Amerika Serikat menunjukkan potensi yang besar.

Ya, Amerika Serikat datang ke Piala Dunia 2022 dengan rata-rata skuad termuda kedua. Rata-ratanya hanya 25,2 tahun. Jumlah itu hanya kalah dari Ghana dengan rata-rata usia 24,8 tahun.

1 dari 3 halaman

Matang dan Usia Emas

Para pemain inti Amerika Serikat di Piala Dunia 2022 terbilang masih dalam usia yang cukup muda. Apabila mereka berhasil lolos lagi di Piala Dunia 2026 Kanada, usia mereka sudah cukup matang dan berada di masa keemasan.

Setidaknya ada delapan pemain yang nantinya siap jadi tulang punggung Amerika Serikat di edisi empat tahun lagi. Seiring dengan jalannya waktu, mereka bisa jadi lebih baik dari sekarang.

Mereka adalah Christian Pulisic (27 tahun), Tyler Adams (27), Weston McKennie (27), Timothy Weah (26), Brenden Aaronson (25), Sergino Dest (25), Yunus Musah (23), dan Gio Reyna (23).

2 dari 3 halaman

Semakin Baik

Jurgen Klinsmann merasa bahwa Amerika Serikat tidak perlu khawatir dengan kekuatan mereka di masa mendatang. The Yanks hanya perlu program pengembangan tim yang tepat supaya bisa lebih kompetitif.

“Saya sedikit sedih dengan apa yang diraih Amerika Serikat, tetapi seperti yang kalian lihat, tim muda ini akan semakin baik seiring berjalannya waktu,” kata dia dilansir dari BBC.

Pekerjaan rumah yang harus dicari oleh pelatih Gregg Berhalter tentunya adalah mencari kepingan tim yang tepat. Para pemain inti harus didukung dengan rekan-rekan yang tepat pula.

3 dari 3 halaman

Pencapaian Amerika Serikat

Amerika Serikat menyudahi Piala Dunia 2022 dengan rekor hanya sekali kalah. Sayangnya, satu-satunya kekalahan itu justru mengantarkan mereka pulang ke rumah.

Amerika Serikat melewati fase grup dengan hasil sekali kemenangan dan dua kali seri. Selain menang lawan Iran (1-0), Amerika Serikat bermain imbang dengan Wales (1-1) dan Inggris (0-0).

Torehan gol mereka di Qatar terbilang minim. Tiga gol saja, termasuk saat mencetak gol melawan Belanda. Sementara di aspek bertahan, Amerika Serikat total kebobolan empat gol.

Sumber: The Athletic, BBC

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR