Sad Ending Diego Maradona di Piala Dunia 1994

Dimas Ardi Prasetya | 28 Juli 2022, 17:59
Legenda Argentina, Diego Maradona. (c) AP Photo
Legenda Argentina, Diego Maradona. (c) AP Photo

Bola.net - Siapa yang tidak mengenal legenda sepak bola Argentina Diego Maradona. Mantan pemain Napoli dan Barcelona itu merupakan salah satu gelandang serang terbaik di masanya.

Tampil mengesankan selama berseragam Napoli membuat Maradona dinobatkan sebagai legenda di klub tersebut. prestasinya di level klub juga menjalar ke timnas Argentina.

Maradona membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 setelah mengalahkan Inggris di Partai Final. Pria berjuluk El Pibe de Oro ini juga hampir mengulangi Prestasinya setelah membawa negaranya ke Final Piala Dunia 1990. Namun sayangnya tim Tango harus kalah dari Jerman dengan skor 1-0.

Segudang prestasi Maradona juga setimpal dengan kontroversi yang dibuatnya. Gol tangan tuhan hingga kasus narkoba mewarnai karier sepak bola pemain kidal tersebut.

Pernah terjerat kasus narkoba pada tahun 1991, Maradona mengulanginya kembali di tahun 1994. Dia terjerat kasus kecanduan obat saat masih membela Argentina di Piala Dunia 1994.

1 dari 2 halaman

Tampil Brilian: Kapten Cetak 1 Gol dan 1 Assist

Turun sebagai kapten timnas Argentina, Maradona tampil brilian di pertandingan perdana Piala Dunia 1994. Kala itu, Argentina berhasil mengalahkan Yunani dengan skor telak 4-0.

Maradona menyumbangkan satu gol di laga itu. Ia menjebol gawang Yunani pada menit 60 melalui tendangan kaki kirinya.

Maradona melanjutkan penampilan apiknya kala berjumpa Nigeria di pertandingan Kedua. Umpan manisnya berhasil dimanfaatkan Claudio Caniggia pada menit 29 melalui sepakannya.

Gol tersebut mampu mengubah kedudukan sekaligus membawa Argentina menang dengan skor 2-1. Permainan brilian Maradona membawa tim Tango memuncaki klasemen Grup D dengan enam poin.

2 dari 2 halaman

Tes Doping: Maradona Ketahuan

Menjelang pertandingan ketiga, tes doping diberlakukan di Piala Dunia 1994. Maradona yang sempat terjerat kasus narkoba harus menelan pil pahit setelah tak lolos tes tersebut.

Maradona terindikasi menggunakan obat terlarang yang mengandung Ephedrine. Kandungan tersebut dilarang karena diduga untuk menurunkan berat badan.

Hasil tes tersebut membuat Maradona dilarang bermain di Piala Dunia 1994. Argentina yang kehilangan sang kapten lantas bermain buruk di sisa pertandingan.

Mereka harus menelan kekalahan di pertandingan akhir Grup D melawan Bulgaria dengan skor 2-0. Lolos sebagai runner up, Argentina kembali kalah setelah kalah di babak 16 besar melawan Rumania dengan skor 3-2.

Sumber : Transfermarkt/Goal
(Bola.net/Ahmad Daerobby)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR