Profil Takuma Asano, Mantan Pemain Arsenal yang Buat Jerman Menangis di Piala Dunia 2022

Serafin Unus Pasi | 23 November 2022, 22:18
Profil Takuma Asano, Mantan Pemain Arsenal yang Buat Jerman Menangis di Piala Dunia 2022
Ekspresi Takuma Asano usai membobol gawang Jerman, Rabu (23/11/2022) (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Sebuah hasil mengejutkan kembali terjadi di Piala Dunia 2022. Salah satu tim unggulan juara, Jerman tersungkur di pertandingan pertama mereka pada Piala Dunia 2022.

Tergabung di Grup E, Timnas Jerman membuka perjalanan mereka di Qatar melawan wakil Asia, Jepang. Di atas kertas Jerman tentu lebih diunggulkan untuk menang di laga ini.

Pada pertandingan yang digelar di Khalifa International Stadium itu, Jerman sebenarnya unggul terlebih dahulu melalui penalti Ilkay Gundogan di babak pertama. Namun di babak kedua Jepang berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1.

Takuma Asano adalah pahlawan kemenangan The Samurai Blue di laga ini. Ia berhasil mencetak kemenangan Jepang di menit ke-83.

Siapa Asano dan bagaimana perjalanannya hingga menjadi pahlawan kemenangan Jepang? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 6 halaman

Produk J-League

Lahir di kota Komono di perfektur Mie, Asano memulai bermain sepak bola sejak kecil. Ia mulai diamati tim-tim J-League setelah bergabung dengan SMA Yokkaichi Chuo.

Di usia 18 tahun, bakatnya diakui salah satu kontestan J-League, Sanfrecce Hiroshima. Di musim itu ia mendapatkan debut profesionalnya bersama Sanfrecce Hiroshima di mana ia hanya bermain satu kali.

Di musim keduanya ia bermain sebanyak 11 kali sebelum tahun 2015 ia menjadi starter reguler dan membawa Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J-1 League.

Di tahun 2016 ia masih menjadi andalan Sanfrecce Hiroshima, di mana ia membuat empat gol dari 14 pertandingan.

2 dari 6 halaman

Pindah ke Arsenal

Di musim panas 2016, ada lonjakan karir besar pada diri Asano. Arsenal secara mengejutkan merekrutnya di musim panas itu.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger menyebut Asano punya bakat yang istimewa. Sehingga ia tidak ragu menebusnya dari klub Jepang itu.

Namun Asano dan Arsenal tidak berjodoh. Izin kerja sang pemain tidak keluar karena ia masih kurang jam bermain di timnas Jepang pada saat itu. Sehingga ia tidak bisa memperkuat Arsenal dan dipinjamkan ke Stuttgart.

3 dari 6 halaman

Pasang Surut di Jerman

Stuttgart pada musim panas tahun 2016 memutuskan untuk meminjam Asano selama satu musim. Dalam klausul itu ada kesepakatan untuk memperpanjang masa peminjamannya selama satu musim lagi.

Di musim perdananya bersama Stuttgart, Asano cukup sering bermain. Ia bermain total sebanyak 26 kali dan berhasil mencetak satu gol yang membantu Stuttgart promosi ke Bundesliga.

Berkat performa apiknya itu, klausul perpanjangan peminjamannya diaktifkan. Namun sayang di musim keduanya Asano kalah saing di Stuttgart sehingga ia dikembalikan ke Arsenal di akhir musim.

Di musim 2018/19, Asano kembali ke Jerman. Kali ini ia dipinjam oleh Hannover96, di mana ia masih kesulitan untuk menjadi starter di mana ia total hanya 13 kali bermain untuk Hannover.

4 dari 6 halaman

Berkarir di Serbia dan Kembali ke Jerman

Di tahun 2019, Arsenal mendapatkan tawaran dari Partizan Belgrade untuk merekrut Asano. Mereka menerima tawaran sebesar 1 juta Euro dari klub Serbia itu untuk jasa Asano.

Bersama Partizan, Asano kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Di musim perdananya, ia dipercaya turun sebanyak 33 kali bersama Partizan di mjana ia sukses mengemas tujuh gol dan lima assist.

Di musim keduanya, Asano menggila bersama Partizan. Turun sebanyak 40 kali bersama Partizan, ia sukses mengemas 21 gol dan 10 assist bagi raksasa Serbia itu.

Asano sebenarnya dikontrak selama tiga tahun di Partizan. Namun ia memutuskan untuk membatalkan sisa satu tahun kontraknya.

Asano tidak butuh waktu lama untuk mencari klub baru. Klub Bundesliga, Vfl Bochum memutuskan untuk merekrut sang winger.

Ia sejauh ini masih jadi andalan di lini serang Bochum, meski ia baru mencetak satu gol saja di musim 2022/23 ini.

5 dari 6 halaman

Karir di Timnas Jepang

Asano sendiri pertama kali dipanggil ke timnas U-23 Jepang pada tahun 2014 silam. Ia dilibatkan dalam tim Jepang U-23 yang bertanding di Piala AFC U-23 2016.

Pada saat itu ia membawa The Samurai Blue menjadi juara di turnamen itu, di mana ia mencetak dua gol di partai final melawan Korea Selatan sehingga Jepang menang dengan skor 3-2.

Berkat bakatnya yang besar, manajer Jepang, Vahid Halilhodzic mulai menariknya ke tim senior Jepang sejak tahun 2015. Namun di Piala dunia 2018 ia tidak dibawa ke Rusia karena minim mendapatkan jam bermain.

Asano sekarang sudah mengoleksi total 38 caps bagi timnas Jepang, dan golnya ke gawang Jerman itu merupakan gol kedelapannya untuk The Samurai Blue.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR