Piala Dunia 2018: Gol Serangan Balik Cepat Belgia Bikin Jepang Patah Hati di 16 Besar

Serafin Unus Pasi | 23 September 2022, 16:54
Belgia (c) AP
Belgia (c) AP

Bola.net - Jepang harus rela tersingkir dari Piala Dunia 2018 dengan cara yang menyakitkan. Tim Samurai Biru harus kalah atas Belgia di babak 16 besar kurang dari semenit menjelang laga berakhir.

Gol Nacer Chadli di injury time membuat seluruh pecinta sepak bola Jepang patah hati. Gol dengan proses cepat tersebut mengejutkan seluruh punggawa timnas Jepang.

Alih-alih mendapatkan gol kemenangan melalui tendangan penjuru, Jepang justru mendapatkan ancaman serangan balik cepat Belgia. Celah di lini pertahanan Jepang mampu dimaksimalkan punggawa timnas Belgia menjadi gol.

Serangan balik yang dipimpin Kevin De Bruyne tersebut berjalan sangat ciamik. Proses transisi pemain Jepang yang terlambat mampu dimanfaatkan De Bruyne untuk menyalurkan bola ke lini serang.

1 dari 2 halaman

Kreatifitas De Bruyne, Kecerdikan Lukaku

Gol kemenangan Belgia atas Jepang di babak 16 besar Piala Dunia 2018 melibatkan banyak pemain. walaupun Nacer Chadli yang menjadi pencetak gol, kontribusi pemain lain nyatanya sangat berpengaruh dalam proses gol ketiga Belgia.

Berawal dari tendangan penjuru yang gagal, Belgia langsung menyusun skema serangan balik cepat. Kevin De Bruyne memimpin skema tersebut setelah mendapatkan umpan dari Thibaut Courtois.

De Bruyne berlari cepat ke lini pertahanan Jepang sekaligus memperhatikan keadaan sekitar. Lukaku yang berada di depan, mampu menarik satu pemain bertahan Jepang untuk memberikan ruang bagi Thomas Meunier di sisi kanan.

Thomas Meunier yang kosong, mampu melepaskan umpan akurat menuju Romelu Lukaku. Alih-alih menendangnya, Lukaku justru membiarkan bola itu mengalir begitu saja.

Namun nyatanya Lukaku menyadari keberadaan Chadli yang bebas dari pengawalan. Chadli yang punya ruang lebih lebar dari Lukaku akhirnya bisa mengeksekusi peluang tersebut menjadi gol.

2 dari 2 halaman

Laga Ketat Berakhir 3-2

Kerja keras Jepang di Fase Grup harus sirna ketika dikalahkan Belgia di babak 16 besar. Jepang saat itu harus menyerah dengan skor tipis 3-2.

Tim Samurai Biru sebenarnya tampil sangat baik di babak 16 besar. Mereka mampu merepotkan skuat emas Belgia di Piala Dunia 2018.

Jepang bahkan sanggup unggul dua gol terlebih dahulu melalui aksi Genki Haraguchi dan Takashi Inui. Namun Belgia mampu membalas tiga gol yang dilesakkan Jan Vertonghen, Marouane Fellaini, dan Nacer Chadli.

Walaupun memberikan perlawanan yang mengerikan, Jepang tetap saja harus tersingkir dari Piala Dunia. Namun performa Jepang di Piala Dunia memberikan sinyal bahwa tim Asia bukan lagi lawan yang sepele.

(Bola.net/Ahmad Daerobby)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR