Piala Dunia 2014: Pergantian Kiper yang Jenius dari Louis van Gaal di Perempat Final

Serafin Unus Pasi | 11 Agustus 2022, 16:52
Aksi Tim Krul bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 (c) FIFA
Aksi Tim Krul bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 (c) FIFA

Bola.net - Belanda yang awalnya diragukan justru memberi penampilan yang pantas dikenang sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia 2014. Dalam ajang turnamen yang diselenggarakan di Benua Amerika Latin tersebut, tim negeri kincir angin tersebut membuat kejutan meraih posisi ketiga.

Terlepas bisa membantai Spanyol dan mempermalukan tuan rumah Brasil di pertandingan perebutan posisi ketiga, pertandingan melawan Kosta Rika di babak 8 besar lah yang paling diingat oleh pecinta sepak bola.

Kala itu, pertandingan tinggal menyisakan hitungan detik pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal mendadak menunjuk Tim Krul yang sedang duduk di bangku cadangan. Van Gaal memutuskan mengganti Cillessen pada ujung laga untuk mengantisipasi adu tendangan penalti.

Insting pelatih yang kini berusia 71 tahun ini tak meleset, pertandingan berakhir tanpa gol sehingga berlanjut ke adu tendangan penalti.

1 dari 3 halaman

Tim Krul Tampil Heroik

Saat laga sepanjang 120 menit hampir dipastikan berakhir 0-0, kiper milik Newcastle United itu dimasukkan pelatih Louis van Gaal satu menit sebelum peluit panjang dibunyikan untuk menggantikan Jasper Cillessen.

Krul bisa jadi dipilih karena posturnya lebih tinggi dibanding Cillessen. Tingginya 1,93 meter. Bandingkan dengan Cillessen yang tingginya 1,88 meter. Dengan begitu, bentangan tangan Krul pun lebih lebar.

Analisis Van Gaal terbukti jitu. Krul menepis dua tendangan pemain Kosta Rika, Bryan Ruiz dan Michael Umaña. Dua penyelamatan ini membuat Belanda menang dengan skor 4-3 (0-0) dan lolos ke semifinal.

2 dari 3 halaman

Van Gaal Begitu Percaya

"Setiap pemain memiliki keterampilan dan kualitas masing-masing, dan saya melihat Krul memiliki potensi lebih besar dibanding Jasper untuk adu tendangan penalti seperti ini," kata Van Gaal saat mengomentari kualitas kipernya.

Tim Krul sehari-hari memperkuat klub Newcastle United di Inggris. Sebenarnya dia bukan penjaga gawang spesialis tendangan penalti. Sebab, dari 20 tendangan penalti yang dihadapinya di Newcastle, Krul hanya menyelamatkan dua tendangan.

Namun pada saat itu adalah momen terbaiknya. Krul sampai tak bisa berkata-kata. "Saya mengawali laga dengan duduk di bangku cadangan, lalu tiba-tiba menyelamatkan dua tendangan penalti," kata Krul. "Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan." imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Cillessen Tidak Tahu

Lucunya, Cillessen, sang kiper utama, tidak diberi tahu bakal ada taktik pergantian seperti ini. Sebelumnya, Cillessen terbukti selalu gagal menebak arah di dua kesempatan penalti yang ia hadapi, yakni dari Xabi Alonso (Spanyol) dan Mile Jedinak (Australia).

Mungkin itu menjadi pertimbangan bagi Louis Van Gaal memilih berjudi menurunkan Krul. Di satu sisi, Belanda juga memiliki analis video di jajaran staf kepelatihan mereka yang selalu memberi masukan berdasarkan rekaman pertandingan, termasuk soal penalti.

Di titik inilah Van Gaal berhasil mematahkan anggapan adu penalti adalah adu untung-untungan.

(Bola.net/Yoga Radyan)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR