Penilaian Gareth Southgate: Trent Alexander-Arnold Belum Setara Kieran Trippier

Abdi Rafi Akmal | 28 September 2022, 13:19
Aksi Trent Alexander-Arnold di laga Tottenham vs Liverpool di matchday 18 Premier League 2021-22 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (19/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo
Aksi Trent Alexander-Arnold di laga Tottenham vs Liverpool di matchday 18 Premier League 2021-22 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (19/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Banyak penggemar Inggris bertanya-tanya tentang Trent Alexander-Arnold yang tak kunjung mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di timnas. Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate membeberkan bahwa kemampuannya masih belum setara Kieran Trippier.

Bek kanan milik Liverpool itu tidak sama sekali diberi kesempatan main oleh Southgate. Padahal, Inggris punya dua laga di FIFA Matchday, masing-masing melawan Italia (0-1) dan Jerman (3-3).

Hal yang sama sebetulnya dialami Trippier. Ia tidak diberikan kesempatan bermain dalam dua laga tersebut. Namun, bek kanan Newcastle United ini justru sudah masuk cadangan dua kali.

“Di bangku cadangan, saya harus memilih Kieran [Trippier] sebagai pelapis untuk posisi bek kanan. Saya pikir, saat ini, dia lebih unggul segalanya dari dirinya [Trent Alexander-Arnold],” ucap dia dilansir dari The Mirror.

1 dari 3 halaman

Prioritaskan Bek Kiri

Bek Timnas Inggris, Ben Chilwell (c) AP Photo

Bek Timnas Inggris, Ben Chilwell (c) AP Photo

Kondisinya saat itu, Southgate sedang memprioritaskan bek kiri untuk dicarikan pelapisnya. Oleh sebab itu, ia memasukkan nama Ben Chilwell saat laga melawan Jerman dan menyingkirkan TAA.

Di laga melawan Italia, atau tepat di laga sebelumnya, nama Chilwell justru tidak masuk. Southgate mengatakan keputusan itu diambil karena ia lebih perlu opsi yang lebih banyak di kanan, sehingga TAA yang masuk bangku cadangan.

“Waktu pertandingan kemarin [vs Italia] saya rasa tim tidak perlu pelapis di bek kiri, kami baru perlu pelapisnya sekarang [vs Jerman]. Jadi kami perlu Chilly [Ben Chilwell] di bangku cadangan,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Manajemen Skuat Besar

Ekspresi kekecewaan Gareth Southgate dan timnas Inggris usai gagal di final Euro 2020 (c) AP Photo

Ekspresi kekecewaan Gareth Southgate dan timnas Inggris usai gagal di final Euro 2020 (c) AP Photo

Southgate juga menjelaskan bahwa Inggris saat ini memiliki tim yang besar. Ia tidak bisa hanya berpikir sebelas orang yang main di lapangan, tetapi juga para pemain cadangan.

“Pertama, saya sebetulnya sangat tidak ingin melihat pemain hanya duduk di tribun penonton selama dua pertandingan beruntun. Jadi saya harus bisa mengatur grup ini,” ujarnya.

“Saya pikir dengan keuntungan itu, Inggris sudah punya kekuatan yang besar di Piala Dunia. Jadi saya perlu untuk mulai memanajemennya dengan baik.”

3 dari 3 halaman

Sudah Komunikasi

Gareth Southgate bersama skuad Inggris di ajang UEFA Nations League 2022 (c) AP Photo

Gareth Southgate bersama skuad Inggris di ajang UEFA Nations League 2022 (c) AP Photo

Walaupun mengejutkan banyak pihak di luar timnas Inggris, Southgate mengakui bahwa hal tersebut sudah dikomunikasikan kepada seluruh pemain. Skuat sudah tahu alasan kenapa dimainkan dan tidak dimainkan.

“Saya sudah melakukan percakapan yang sangat panjang dengan mereka semua. Saya menjelaskannya sebaik mungkin,” aku dia.

“Saya jelaskan kepada mereka posisi mereka saat ini di tim, aspek apa yang perlu mereka tingkatkan, dan hal apa yang jadi kelebihan mereka. Jadi mereka tahu dengan keputusan yang telah saya ambil.”

Sumber: The Mirror

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR