Momen Haru! Hajime Moriyasu Membungkuk Seikerei di Hadapan Pendukung Jepang

Abdi Rafi Akmal | 6 Desember 2022, 10:08
Momen Haru! Hajime Moriyasu Membungkuk Seikerei di Hadapan Pendukung Jepang
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, membungkuk usai kalah dari Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022). (c) AP Photo/Frank Augstein

Bola.net - Perjalanan Jepang di Piala Dunia 2022 berakhir di babak babak 16 besar. Pelatih Hajime Moriyasu sampai membungkuk dengan cara Seikerei di depan pendukung Jepang karena gagal membawa Samurai Biru lolos.

Pertandingan antara Jepang melawan Kroasia berakhir dengan skor 1-1 selama 120 menit di Al Janoub Stadium, Senin (5/12/2022) malam WIB. Kedua tim bermain imbang selama 120 menit atau sampai babak tambahan berakhir.

Daizen Maeda sempat membawa Jepang unggul lebih dulu di menit ke-43, kemudian Ivan Perisic menyamakan kedudukan di menit ke-55. Kemudian tidak ada tambahan gol di babak tambahan.

Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti. Tiga dari empat penendang Jepang gagal memasukkan bola ke gawang yang dikawal Dominik Livakovic. Sementara Kroasia berhasil mencetak tiga gol dari empat percobaan.

1 dari 4 halaman

Minta Maaf dan Terima Kasih

Moriyasu tampak jadi orang yang paling kecewa dengan hasil tersebut, sekaligus menjadi yang paling tegar. Dalam momen isak tangis tersebut, ia berjalan ke depan tribun pendukung Jepang, kemudian membungkuk.

Moriyasu tidak menjelaskan secara harfiah maksud dari gesturnya tersebut. Namun dalam kebudayaan Jepang, gerakan bungkuk pelatih timnas Jerman itu dilakukan dengan cara Seikerei, yaitu membungkuk dengan sudut 90 derajat.

Seikerei adalah cara membungkuk paling dalam dibandingkan Keirei (30 derajat) dan Eshaku (15 derajat). Seikerei dipakai untuk meminta maaf dan mengungkapkan rasa terima kasih.

2 dari 4 halaman

Era Baru

Sementara itu, Moriyasu tidak melihat momen ini jadi satu kegagalan. Ia justru melihat kegagalan ini sebagai awal dari era baru Jepang.

“Para pemain benar-benar melakukan yang terbaik. Kami tidak bisa menembus babak perempat final, tetapi saya pikir para pemain menunjukkan kepada kita semua era baru,” ujarnya dilansir dari GOAL.

“Jika sepak bola Jepang ingin terus berada di panggung terbaik, saya yakin itu kami akan mampu mengatasi setiap tantangan yang ada,” lanjut dia.

3 dari 4 halaman

Pembunuh Raksasa

Moriyasu sendiri sempat mendapat respek luar biasa dari dunia. Ia menundukkan dua tim raksasa pada fase grup.

Jepang berhasil mengandaskan Jerman dan Spanyol dengan skor kembar 2-1. Dua kemenangan itulah yang mengantarkan Jepang ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

"Kami mengalahkan Jerman dan Spanyol. Kedua tim ini adalah mantan juara dunia. Kami harus terus bergerak maju dan tidak boleh stagnan untuk mengubah masa depan,” tuturnya.

Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.

Sumber: GOAL, Twitter

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR