BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Klopp, Guardiola dan Pochettino Jadi Finalis The Best FIFA Men's Coach 2019

02-09-2019 18:19 | Dimas Ardi Prasetya

Jurgen Klopp. (c) AP Photo Jurgen Klopp. (c) AP Photo

Bola.net - Jurgen Klopp akan bersaing dengan Josep Guardiola serta Mauricio Pochettino untuk meraih penghargaan The Best FIFA Men's Coach 2019.

FIFA mengumumkan nama ketiga manajer itu pada Senin (02/09/2019) siang waktu setempat. Ketiganya saat ini sama-sama berkarir di Inggris.

Klopp di Liverpool, Guardiola di Manchester City sementara Pochettino di Tottenham. Sebelumnya ada 10 nama pelatih lain yang masuk kandidat peraih penghargaan ini.

Mereka adalah Tite, Erik Ten Hag, Fernando Santos, Ricardo Gareca, Marcelo Gallardo, Didier Deschamps dan Djamel Belmadi. Mereka masuk nominasi ini berdasarkan prestasi yang mereka raih dari 16 Juli 2018 hingga 19 Juli 2019.

1 dari 2 halaman

Prestasi

Josep Guardiola angkat trofi Premier League 2018/2019. (c) AP Photo Josep Guardiola angkat trofi Premier League 2018/2019. (c) AP Photo

Klopp musim lalu meraih sukses cukup besar bersama Liverpool. Ia membawa The Reds menjadi runner-up Premier League plus juara Liga Champions.

Sementara itu Josep Guardiola membawa City meraih treble; Premier League, FA Cup dan Carabao Cup.

Sementara itu Pochettino sebenarnya tak meraih prestasi apa pun. Ia hanya mengantarkan Tottenham lolos ke final Liga Champions 2019, sebelum akhirnya dikalahkan Liverpool.

2 dari 2 halaman

Pelatih Terbaik Perempuan

FIFA juga mengumumkan finalis pelatih terbaik di sepakbola perempuan. Uniknya ada satu nama pria yang terpilih.

Nama tersebut merupakan mantan pemain Manchester United, Phil Neville. Ia adalah pelatih Timnas Perempuan Inggris.

Sementara itu finalis lainnya adalah Jill Ellis, mantan pelatih timnas sepakbola Perempuan Amerika. Satu lagi adalah Sarina Wiegman, pelatih timnas sepakbola perempuan Belanda.

Pemenangnya akan diumumkan pada acara The Best FIFA Football Awards pada 23 September 2019 mendatang di kota Milan.

(FIFA)

Dispora Gelar Lomba Permainan Tradisional di Hari Anak

KOMENTAR