Jorginho Gagal Bawa Italia ke Piala Dunia 2022, Ini Reaksi Mount

Dimas Ardi Prasetya | 27 Maret 2022, 23:49
Pemain Makedonia Utara, Ezgjan Alioski (kiri), coba menghibur gelandang Italia, Jorginho, setelah laga semifinal play-off Piala Dunia 2022 yang digelar hari Jumat (25/3/2022) berakhir. (c) AP Photo
Pemain Makedonia Utara, Ezgjan Alioski (kiri), coba menghibur gelandang Italia, Jorginho, setelah laga semifinal play-off Piala Dunia 2022 yang digelar hari Jumat (25/3/2022) berakhir. (c) AP Photo

Bola.net - Gelandang Chelsea Mason Mount memberikan dukungan moral pada Jorginho yang baru saja gagal membawa Italia melaju ke Piala Dunia 2022.


Italia gagal menjadi juara grup di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Mereka cuma menjadi runner-up di bawah Swiss di Grup C.

Alhasil Italia harus menjalani babak playoff. Pasukan Roberto Mancini kemudian dipertemukan dengan Makedonia Utara.

Alih-alih lolos, Italia malah keok dengan skor 0-1 saat berlaga di Renzo Barbera di Palermo. Jadi kini mereka gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

1 dari 3 halaman

Bukan Bahan Candaan

Jorginho dikenal sebagai pemain yang suka berkelakar di skuat Chelsea. Hal tersebut diungkapkan oleh Mason Mount.

Meski demikian Mount mengatakan dirinya tak akan menjadikan kegagalan Italia sebagai bahan candaan saat ia bersua dengan Jorginho lagi di Stamford Bridge. Sebab hal seperti itu memang tak pantas dijadikan bahan candaan.

“Saya selalu menyebutkan bahwa Jorgi adalah joker di grup, tetapi ketika datang ke pertandingan besar melawan kami, tidak ada yang lain selain rasa hormat di antara kami semua. Ketika Anda berada di level itu dan Anda bermain di final, sepak bola ada di depan mata dan ada gairah yang masuk ke dalam permainan," serunya seperti dilansir Football Italia.

“Rasa lapar untuk menang untuk negara Anda sangat berarti, jadi tidak akan pernah ada lelucon tentang hal itu setelahnya. Ini semua tentang rasa hormat. Jika Anda melihat seberapa jauh kedua tim harus datang untuk mendapatkan kesempatan itu di final, itu adalah pekerjaan yang sangat besar," tegasnya.

"Jadi, tidak, saya tidak akan memberinya lelucon atau tetap tentang apa yang terjadi dengan Italia. Sulit bagi saya untuk melihat pemain yang telah bermain dengan saya selama tiga tahun terakhir mengalami hal seperti itu," ujar Mount.

2 dari 3 halaman

Dukungan Moral Mount Pada Jorginho

Mason Mount juga menambahkan, dirinya langsung berusaha menghibur Jorginho segera setelah Italia dipastikan gagal bermain di Piala Dunia 2022 mendatang. Ia juga berharap rekannya itu tetap semangat menjalani sisa musim ini bersama Chelsea.

“Anda tahu berapa banyak kerja keras yang diperlukan untuk masuk ke posisi itu, jadi gagal saja sangat mengecewakan," tegasnya.

"Saya benar-benar mengiriminya pesan singkat dan berkata, 'tetap semangat, Anda menjalani musim yang luar biasa dan semoga kami bisa melanjutkan musim ini untuk memenangkan lebih banyak hal bersama-sama,'" ungkap Mount.

3 dari 3 halaman

Kata Jorginho

Jorginho merupakan salah satu pemain yang paling disorot atas kegagalannya membantu Italia lolos ke Piala Dunia 2022. Di fase grup di babak kualifikasi lalu, ia sebenarnya berpeluang membawa Azzurri menang saat melawan Swiss di laga tandang dan kandang.

Sebab Italia mendapatkan dua hadiah penalti. Namun semuanya gagal dikonversikan jadi gol oleh Jorginho.

Jorginho pun sangat menyesali kegagalan itu. Ia mengaku hal itu akan terus tertanam di benaknya.

"Rasanya sakit tiap kali mengingat itu, dan itu akan menghantui sepanjang hidup saya," katanya kepada RAI Sport.

(Football Italia/RAI Sport)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR