Jorginho Belum Bisa Lupakan Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia 2022

Aga Deta | 1 April 2022, 09:18
Pemain Makedonia Utara, Ezgjan Alioski (kiri), coba menghibur gelandang Italia, Jorginho, setelah laga semifinal play-off Piala Dunia 2022 yang digelar hari Jumat (25/3/2022) berakhir. (c) AP Photo
Pemain Makedonia Utara, Ezgjan Alioski (kiri), coba menghibur gelandang Italia, Jorginho, setelah laga semifinal play-off Piala Dunia 2022 yang digelar hari Jumat (25/3/2022) berakhir. (c) AP Photo

Bola.net - Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia 2022 terasa sangat menyakitkan buat Jorginho. Gelandang Chelsea tersebut mengaku masih belum bisa melupakannya.

Sebagaimana diketahui, Italia harus menjalani babak play-off untuk bisa tampil di Qatar. Makedonia Utara menjadi lawan mereka di semifinal.

Meski diunggulkan, Italia justru gagal meraih kemenangan kala bersua Makedonia Utara. Pasukan Roberto Mancini takluk dengan skor 0-1 di Stadion Renzo Barbera.

Kekalahan tersebut membuat Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2022. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Gli Azzurro gagal lolos ke Piala Dunia dua kali secara berturut-turut.

1 dari 2 halaman

Jorginho masih merasakan luka dalam usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Dia belum bisa melupakan kekalahan menyakitkan dari Makedonia Utara tersebut.

“Dalam hidup dan sepak bola, Anda bisa menang atau kalah. Tapi ada kekalahan yang lebih menyakitkan dari yang lain. Percayalah, kesedihan saya lebih besar dari yang Anda bayangkan," tulis Jorginho di Instagram.

"Sepak bola bukan hanya olahraga, ini adalah sekolah dengan nilai-nilai yang luar biasa. Ini mengajarkan Anda untuk tidak pernah menyerah, belajar dari kesalahan, tetap bersatu di saat-saat sulit.

"Mengenakan jersey ini adalah kehormatan besar bagi saya. Kami belajar dan bangkit. Mari kita melangkah. Forza Azzurri. Forza Italia."

2 dari 2 halaman

Dihantui Kegagalan Penalti

Jorginho gagal mengeksekusi penalti sebanyak dua kali di babak penyisihan grup. Kegagalan itu sepertinya akan terus membayangi mantan pemain Napoli tersebut.

"Rasanya menyakitkan ketika saya memikirkannya, karena saya masih memikirkannya dan itu akan menghantui saya selama sisa hidup saya," ujar Jorginho kepada RAI Sport.

"Melangkah ke sana dua kali dan tidak bisa membantu tim Anda dan negara Anda adalah sesuatu yang akan saya bawa selamanya, dan itu membebani saya. Orang-orang mengatakan kami perlu mengangkat kepala dan melanjutkan, tapi itu sulit."

Sumber: Instagram, Daily Mail

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR