Jerman yang Hancur Lebur di Piala Dunia 2018

Serafin Unus Pasi | 19 Agustus 2022, 20:21
Jerman. (c) AFP
Jerman. (c) AFP

Bola.net - Usaha timnas Jerman untuk mempertahankan gelar juara bertahan di Piala Dunia 2018 berakhir nelangsa. Der Panzer harus terhenti di babak fase grup usai secara mengejutkan kalah dari Korea Selatan dengan skor 0-2.

Dengan hasil itu, Der Panzer hanya mampu mengoleksi tiga poin dari satu kemenangan di tiga laga fase grup.

Tersingkirnya Jerman ini merupakan sebuah kejutan di ajang Piala Dunia 2018, karena Der Panzer adalah tim unggulan dan minimal bisa lolos dari fase grup ajang tersebut. Namun, dengan hasil minor yang diraih, tak mengejutkan jika melihat performa para penggawa Jerman yang terseok-seok di fase grup.

Jerman langsung mengalami antiklimaks alias menukik tajam saat menghadapi Korea Selatan, usai menang 2-1 atas Swedia pada laga sebelumnya. Pesaing di grup F, Swedia justru lolos ke babak 16 besar usai mengalahkan Meksiko 3-0. El Tri juga lolos meski kalah karena lawannya itu masih unggul poin.

Der Panzer bahkan masih kalah selisih gol dari Korea Selatan yang memiliki poin sama. Jerman pun harus menanggung aib berakhir di dasar klasemen Grup F sebagai tim yang awalnya berstatus unggulan.

1 dari 4 halaman

Ulangi Catatan Kelam 1938

Mesut Ozil Dan Joachim Loew (c) AP

Mesut Ozil Dan Joachim Loew (c) AP

Dengan gagalnya Der Panzer pada gelaran Piala Dunia 2018 mengulang sebuah peristiwa kelam. Dalam gelaran yang diselenggarakan di Rusia tersebut, Jerman mencatat dua kekalahan dan satu kemenangan.

Hasil negatif yang diaraih tim asuhan Joachim Low itu, membuat sang juara bertahan finis di posisi paling buncit dengan raihan hanya tiga poin. Bagi Der Panzer, ini menjadi kali kedua mereka tersingkir di fase grup Piala Dunia.

Kali pertama Der Panzer mengalaminya adalah pada edisi 1938 di Perancis. Bedanya, saat itu peserta masih berjumlah 16 tim. Dengan kata lain, Jerman mengulangi tragedi 80 tahun lalu.

2 dari 4 halaman

Kutukan Berlanjut

Jerman (c) AFP

Jerman (c) AFP

Tak bisa dipungkiri, tersingkirnya Jerman di Piala Dunia juga melanjutkan sebuah kutukan. Pada dua edisi terakhir gelaran paling akbar di sepak bola itu, para juara bertahan harus tersingkir secara tragis di fase grup.

Italia, yang merupakan kampiun pada tahun 2006, hanya bisa melangkah sampai babak penyisihan grup di Piala Dunia 2010. Dan pada gelaran Piala Dunia 2014, juara bertahan di edisi 2010, Spanyol juga mengalami derita serupa.

3 dari 4 halaman

Mencetak Gol Paling Sedikit

Dua pemain Jerman, Mats Hummels dan Mario Gomez (c) AP

Dua pemain Jerman, Mats Hummels dan Mario Gomez (c) AP

Jerman adalah juara bertahan kedua yang paling sedikit mencetak gol di babak penyisihan. Di Piala Dunia 2018 ini Jerman hanya mampu mencetak dua gol dari tiga laga dan kebobolan 4 gol.

Rekor pertama masih dipegang oleh Prancis pada Piala Dunia 2002. Saat itu Les Blues sama sekali tak mencetak gol.

4 dari 4 halaman

Kalah untuk Pertama Kalinya dari Tim Asia

Korea Selatan vs Jerman (c) AP

Korea Selatan vs Jerman (c) AP

Timnas Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2018. Kemenangan itu pun membuat Taegeuk Warriors mengukir sejarah.

Korea Selatan menjadi tim asal Asia pertama yang berhasil mengalahkan juara Piala Dunia, di seluruh ajang, baik turnamen resmi ataupun laga persahabatan.

“Saat ini sulit untuk mengatakan mengapa kami telah tersingkir. Kekecewaan kami sangat besar karena telah tersingkir pada turnamen ini. Kami tidak pantas untuk memenangkan Piala Dunia. Sekali lagi, kami tidak layak untuk lolos ke babak 16 besar,” ujar Low seperti dilansir Sportsmole.

(Bola.net/Yoga Radyan)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR