BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Emre Can Kecewa Tidak Dipanggil Timnas Jerman Lagi

20-03-2019 21:37 | Dimas Ardi Prasetya

Emre Can (c) JFC Emre Can (c) JFC

Bola.net - Gelandang Juventus Emre Can mengaku kecewa dirinya tidak dipanggil masuk lagi oleh Joachim Loew ke timnas Jerman.

Can gabung ke Juventus pada musim panas lalu. Pada awalnya ia sempat mengalami sedikit masa-masa sulit di Turin.

Akan tetapi pada akhirnya ia bisa beradaptasi dengan baik. sejauh ini ia telah bermain sebanyak 28 kali di semua ajang kompetisi dan mengemas empat gol plus satu assist.

1 dari 2 halaman

Apresiasi Berbeda


Meski demikian, ia tak dipanggil oleh Loew. Jerman sendiri akan bermain melawan Serbia dan Belanda di jeda international mendatang.

Hal ini membuat gelandang serbabisa berusia 25 tahun in kecewa. Ia pun merasa bahwa talentanya diapresiasi secara berbeda antara di luar negeri dengan di Jerman.

"Saya menyadari bahwa, di luar negeri, penampilan saya tentu dinilai berbeda dari di Jerman," ketusnya kepada Sport Bild.

2 dari 2 halaman

Kecewa untuk Kedua Kalinya


Ini bukan pertama kalinya Can tidak dipanggil oleh Loew. Sebelumnya pada tahun lalu ia juga tidak dipanggil untuk gabung timnas yang berlaga di Piala Dunia 2018.

Padahal, Can sudah berharap ia akan bisa mengesankan Loew dengan keberhasilannya membantu Liverpool masuk ke final Liga Champions.

"Karena saya masih di final Liga Champions, saya berharap [untuk panggilan], tentu saja, sampai akhir. Tetapi, jika Anda gagal beberapa bulan sebelumnya, Anda harus menerima keputusan itu."

Eks pemain Bayern Munchen ini juga menyesalkan tidak adanya komunikasi antara dirinya dengan pihak timnas. Ia mengklaim bahwa baik Loew maupun barisan asistennya tidak menghubunginya dalam persiapan sebelum terjun ke Rusia.

"Namun, saya sudah kecewa bahwa tidak ada seorang pun dari staf pelatih menghubungi saya saat ini atau bahkan bertanya, 'Bagaimana kabarmu?' Hanya dokter DFB yang bertanya tentang saya," pungkasnya.

Kemenangan Dramatis Dovizioso atas Marquez di MotoGP Austria

KOMENTAR