Digeprek Maroko, Skuad Belgia Hancur Gara-Gara Komentar Nyelekit Kevin De Bruyne

Ari Prayoga | 28 November 2022, 10:25
Digeprek Maroko, Skuad Belgia Hancur Gara-Gara Komentar Nyelekit Kevin De Bruyne
Aksi Kevin De Bruyne di laga Belgia vs Maroko di laga matchday 2 Grup F Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Minggu (27/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Frank Augstein

Bola.net - Kevin De Bruyne menjadi sorotan setelah Belgia dipaksa menyerah 0-2 oleh Maroko dalam laga matchday 2 Grup F Piala Dunia 2022 yang digelar di Al Thumama Stadium, Minggu (27/11/2022) malam WIB.

Tak ada gol di sepanjang babak pertama. Maroko sukses memastikan kemenangan berkat gol yang dicetak Abdelhamid Sabiri dan Zakaria Aboukhlal di babak kedua.

Bagi Belgia, kekalahan ini mengancam peluang mereka untuk melaju ke 16 besar. Di laga terakhir, De Rode Duivels harus bertemu dengan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia.

1 dari 4 halaman

Komentar Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne coba mengontrol bola di laga Belgia vs Maroko, Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Christophe Ena

Kevin De Bruyne coba mengontrol bola di laga Belgia vs Maroko, Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Christophe Ena

Sebelum pertandingan, De Bruyne melontarkan komentar kontroversial. Gelandang Manchester City dengan jujur mengakui bahwa Belgia sama sekali tak memiliki peluang menjadi juara Piala Dunia 2022 karena pemainnya sudah tua-tua.

"Saya pikir peluang [juara] kami adalah di edisi 2018. Kami memiliki tim yang bagus, tetapi sudah menua," ujar De Bruyne dalam wawancara dengan The Guardian.

“Kami kehilangan beberapa pemain kunci. Kami memiliki beberapa pemain baru yang bagus, tetapi mereka tidak berada di level pemain lain di 2018. Saya melihat kami lebih sebagai tim kuda hitam."

2 dari 4 halaman

Sindiran Jan Vertonghen

Jan Vertonghen di laga Piala Dunia 2022 Belgia vs Maroko, Minggu (27/11/2022) (c) AP Photo/Pavel Golovkin

Jan Vertonghen di laga Piala Dunia 2022 Belgia vs Maroko, Minggu (27/11/2022) (c) AP Photo/Pavel Golovkin

Setelah kalah dari Maroko, bek gaek Jan Vertonghen pun berkomentar dengan nada ingin menyindir pernyataan De Bruyne sebelumnya. Vertonghen menyebut para pemain depan timnya sudah terlalu tua.

"Ada begitu banyak yang terlintas dalam pikiran saya saat ini, hal-hal yang seharusnya tidak saya katakan secara terbuka. Saya tidak berpikir kami menciptakan peluang. Di mana salahnya?" tutur Vertonghen.

"Kami mungkin juga menyerang dengan buruk karena kami terlalu tua, pasti itu sekarang, kan? Kami memiliki banyak kualitas di depan, tetapi begitu juga Maroko, dan mereka tampil lebih baik hari ini. Ini sangat membuat frustrasi." imbuhnya.

3 dari 4 halaman

Kritik Pablo Zabaleta

Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne berusaha lepas dari kejaran para pemain Kanada pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne berusaha lepas dari kejaran para pemain Kanada pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) WIB. (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Sementara itu, komentar nyelekit De Bruyne juga mendapat kritik dari eks kapten Manchester City serta mantan bek kanan Argentina, Pablo Zabaleta.

“31, 32, apakah itu sudah tua dalam sepakbola? Lihat Kroasia, [Luka] Modric, 37, [Ivan] Perisic, [Dejan] Lovren," ujar Zabaleta di BBC Sport.

“Maksud saya lihatlah Uruguay, [mereka memiliki Luis] Suarez, [Diego] Godin, [Martin] Caceres, saya tidak memiliki mereka kemudian mengeluh 'kami adalah skuad tua, kami adalah skuad yang menua' dan sebagainya. Tidak, itu bukan mentalitas yang tepat dan saya pikir itulah masalah utama Belgia," lanjutnya.

“Ini bukan kualitas karena saya merasa mereka masih memiliki pemain yang cukup bagus untuk mengalahkan siapa pun di Piala Dunia ini, tetapi tentu saja jika Anda sudah mengeluh tentang semua hal ini dan tidak melakukannya dengan benar, itu akan sangat sulit bagi mereka. ”

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR