BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Cristiano Ronaldo Dapat Pembelaan dari Sang Kakak: Dia Ingin Melempar Ban Kapten ke Wajah Wasit!

30-03-2021 10:05 | Ari Prayoga

Cristiano Ronaldo (kanan) diganjar kartu kuning oleh wasit Danny Makkelie (c) AP Photo Cristiano Ronaldo (kanan) diganjar kartu kuning oleh wasit Danny Makkelie (c) AP Photo

Bola.net - Kakak Cristiano Ronaldo, Katia Aveiro melontarkan pembelaan untuk sang adik atas aksi protesnya dalam laga yang mempertemukan Serbia vs Portugal, Minggu (28/3/2021).

Dalam laga ini, ketika sudah masuk menit ketiga injury time babak kedua, Ronaldo berhasil mencetak gol ketiga buat Seleccao. Seharusnya, mereka bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Ronaldo sukses mengalahkan kiper Serbia. Bola melaju ke arah gawang kosong dan dikejar oleh Stevan Mitrovic. Ia menggagalkan gol dengan menyapu bola. Namun dari tayangan ulang, bola sudah melewati garis gawang. Tetapi wasit tidak mensahkan gol tersebut.

Keputusan wasit benar-benar membuat Ronaldo murka. Bintang Juventus tersebut langsung meninggalkan lapangan. Sebelum memasuki lorong menuju ruang ganti, ia melampiaskan kekesalan dengan melempar ban kapten ke tanah.

1 dari 2 halaman

Pembelaan Katia Aveiro

Tak sedikit pihak yang mengecam aksi protes berlebihan yang dilakukan Ronaldo. Namun, Katia Aveiro memilih untuk membela aksi sang adik.

"Cristiano adalah simbol bangsa. Orang dengan kebijaksanaan luhur mengatakan: 'Dia yang tidak memiliki perasaan tidak bisa menjadi anak orang baik.'," tulis Katia di akun Instagram pribadinya.

"Portugal dirampok dengan skandal. Cristiano, yang mencetak gol pada menit terakhir (dan itu bisa membawa kami kemenangan), menyebabkan pemberontakan dia dan kami,"

"Dia segera menunjukkan bahwa bola telah melewati garis sejauh 30 sentimeter, menggelengkan kepalanya dan, bahkan tanpa peluit wasit untuk mengakhiri pertandingan yang dicuri ini, dia menuju ke ruang ganti karena itu tidak sepadan,"

2 dari 2 halaman

Pilih Tahan Amarah

Lebih lanjut, Katia menyebut Ronaldo sudah mencoba menahan amarahnya dengan memilih melempar ban kapten ke tanah, alih-alih membuangnya ke arah wajah sang wasit.

"Diatasi dengan amarah dan memulai pemberontakan yang menelan jiwanya melawan tanah air yang telah dia pertahankan berkali-kali dengan gigi dan kuku, dia melemparkan ban kapten ke tanah," tutur Katia.

"Sebuah aksi dngin yang luar biasa karena niatnya memang untuk melemparkan ban kapten ke wajah wasit atas apa yang telah dia dan asistennya lakukan terhadap kami semua,"

"Namun, meski kita semua muak dengan apa yang terjadi, beberapa 'ahli' di televisi berani mengkritik sikap Cristiano." tandasnya.

Sumber: Instagram @katiaaveirooficial

KOMENTAR