BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Buffon: Possession Bukan Filosofi Italia

06-09-2017 11:41 | Gia Yuda Pradana

Gianluigi Buffon (c) AFP Gianluigi Buffon (c) AFP

Bola.net - Italia menang 1-0 lewat gol tunggal Ciro Immobile menit 53 ketika menjamu Israel di matchday 8 Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Rabu (06/9). Walau menang, para pemain Italia tak luput dari cibiran para suporternya, terutama karena mereka kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Menurut kiper dan kapten Italia Gianluigi Buffon, itu hal yang wajar. Pasalnya, bagi orang-orang Italia, possession atau penguasaan bola bukan hal yang utama.

Itu bukan filosofi sepakbola Italia.

"Ya, cibiran-cibiran memang terdengar setiap kami tak mampu menemukan celah. Namun itu sudah jadi bagian dari filosofi kami," kata Buffon kepada Rai Sport.

"Tak ada yang peduli tentang possession di Italia. Di Spanyol, jika mereka melepaskan 200 operan dalam 20 meter, semua orang bertepuk tangan. Di sini, orang-orang mencibirnya."

"Kami berusaha memaksakan diri menyerang untuk memuaskan para suporter, tapi kami jadinya cukup berisiko di belakang."

Para suporter Italia memang mengharapkan Buffon dan kawan-kawan meraih kemenangan memuaskan atas Israel. Pasalnya, mereka baru saja dihabisi Spanyol 0-3 di Madrid pada laga sebelumnya.

Buffon kemudian ditanya tentang sistem ofensif 4-2-4 racikan pelatih Giampiero Ventura, yang membuat Italia kalah telak di Bernabeu.

"Keputusan itu ada di tangan pelatih. Itu sudah jadi tugasnya, dan dia memutuskan itu karena terinspirasi oleh karakteristik kami para pemain. Saya rasa dia sudah melakukannya pekerjaannya dengan baik," pungkas Buffon.

Saat Italia menang 1-0 atas Israel, Spanyol membantai tuan rumah Liechtenstein 8-0. Seiring tertahannya Albania 1-1 di kandang Makedonia, Italia pun hanya butuh tambahan satu poin lagi dari dua laga tersisa untuk secara matematis mengamankan tempat di babak play-off.

Dua laga tersisa akan digelar pada 6 dan 9 Oktober mendatang. Italia akan menjamu Makedonia (Spanyol vs Albania), lalu tandang ke Albania (Israel Spanyol).

KOMENTAR