BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Arsene Wenger Dukung Piala Dunia Digelar Setiap Dua Tahun Sekali, Kok Bisa Sih?

06-07-2021 02:20 | Ari Prayoga

Trofi Piala Dunia (c) AFP
Trofi Piala Dunia (c) AFP

Bola.net - Pelatih legendaris asal Prancis, Arsene Wenger mendukung rencana badan sepak bola dunia FIFA untuk menggelar turnamen akbar Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Saat ini, FIFA memang tengah mengkaji dan menggodog kemungkinan untuk menghelat Piala Dunia Pria dan Wanita setiap dua tahun sekali, ketimbang empat tahun sekali seperti saat ini.

Ketika ide ini mencuat, banyak pihak yang menentang karena dianggap bakal menambah beban para pemain. Namun, Wenger memiliki solusi atas kekhawatiran tersebut.

1 dari 3 halaman

Penilaian Wenger

Sebagai kepala pengembangan sepak bola global FIFA, salah satu agenda utama Wenger adalah melakukan restrukturisasi laga-laga internasional. Bagi Wenger, jadwal jeda internasional yang ada saat ini sudah ketinggalan zaman.

"Saya selalu merasa bahwa banyak istirahat pendek agak tidak menguntungkan bagi para pemain. Itu selalu merupakan momen ketidakpastian. Bagaimana perasaan para pemain secara mental setelah itu? Apakah Anda kembali dengan cedera?" ujar Wenger kepada Kicker.

“Inilah yang terjadi pada Robert Lewandowski, yang cedera bersama timnas Polandia saat melawan Andorra. Itu menghancurkan seluruh musim Liga Champions Bayern.” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Solusi dari Wenger

Wenger pun mencoba memberi solusi, yakni memampatkan jadwal jeda internasional menjadi satu kali dalam setahun dengan durasi satu bulan lamanya.

"Tim nasional dapat bertemu pada Oktober, memainkan tujuh pertandingan kualifikasi selama sebulan dan kemudian memainkan final turnamen pada Juni," tutur Wenger.

"Kami ingin mengurangi jumlah pertandingan, itu sangat penting karena kami bisa melihat kondisi para pemain." tukasnya.

3 dari 3 halaman

Manjakan Fans

Akibat dari perubahan tersebut, Wenger menyebut bahwa turnamen akbar bisa digelar lebih sering, karena kini penggemar sepak bola pasti lebih memiliki turnamen knock out ketimbang laga kualifikasi.

"Kami menjamin masa istirahat setelah setiap turnamen. Pikirkan seperti ini: Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada; Kejuaraan Eropa 2027 dan turnamen kontinental lainnya; Piala Dunia 2028 lainnya; dan seterusnya," kata Wenger.

"Semua kompetisi akan tetap berlangsung hingga 2024, dan perubahan hanya dapat dilakukan setelah itu," lanjutnya.

"Lebih banyak pertandingan sistem gugur, lebih sedikit pertandingan kualifikasi. Itulah yang diinginkan para penggemar." tandasnya.

Sumber: Kicker

KOMENTAR