Analisis Inggris di Piala Dunia 2022: Teamwork Oke, Lini Depan Tajam, tapi Belum Teruji!

Richard Andreas | 9 Desember 2022, 22:45
Analisis Inggris di Piala Dunia 2022: Teamwork Oke, Lini Depan Tajam, tapi Belum Teruji!
Piala Dunia 2022: Pemain-pemain Inggris merayakan gol kontra Senegal di babak 16 besar (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Inggris jadi salah satu tim yang sukses melangkah sampai ke 8 besar alias perempat final Piala Dunia 2022. Harry Kane dkk. cukup meyakinkan mengarungi fase grup hingga 16 besar. Mereka menjadi tim dengan produktivitas yang tinggi.

Inggris mencetak 12 gol dalam 4 pertandingan. Artinya, rata-rata tim besutan Gareth Southgate ini mencetak 3 gol dalam satu laga.

Penyerang sayap, Marcus Rashford dan Bukayo Saka ikut bersaing di daftar top scorer dengan torehan 3 gol. Bisa dibilang, serangan yang efektif jadi keunggulan Inggris dalam Piala Dunia kali ini.

Performa Inggris menjadi sorotan asisten pelatih Arema FC, Kuncoro. Pria yang sempat jadi pemain Timnas Indonesia era 90-an ini mengamati performa The Three Lions di Piala Dunia 2022.

“Mereka tim dengan materi merata. Termasuk di depan. Jadi siapapun yang main kualitasnya sama,” katanya.

1 dari 3 halaman

Sama Rata

Kuncoro mengibaratkan, Inggris tidak punya pemain yang kebintangannya melebihi rekan-rekannya.

“Misalnya, di Prancis ada Mbappe yang paling menonjol. Kalau Inggris tidak. Jadi tidak bergantung pada satu pemain saja,” sambungnya.

Jadi, dari segi komposisi pemain, Inggris sangat ideal. Artinya, sang pelatih, Gareth Southgate sudah memikirkan hal ini sebelum berangkat ke Piala Dunia.

2 dari 3 halaman

Teamwork Oke

Inggris menjadi satu di antara unggulan. Prestasi mereka juga sedang bagus. Harry Kane dkk. merupakan finalis di Euro 2020.

Dari ajang itu, perubahan materi pemainnya tidak banyak. Justru diperkuat para pemain muda yang sedang on fire di klub. Satu di antaranya, gelandang Jude Bellingham yang tampil apik bersama Borussia Dortmund.

Kuncoro melihat masih ada kelebihan lain dari Inggris, yakni teamwork atau kerja sama tim. Ada banyak pemain lama, jadi chemistry permainan sudah terlihat.

“Pemainnya sudah paham karakter masing-masing. Jadi teamwork bagus” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Lawan Masih Enteng

Inggris tampil dominan sejak fase grup hingga 16 besar karena lawan yang dihadapi belum setara. Pada fase grup, Inggris melawan Iran, Amerika Serikat dan Wales. Kemudian saat 16 besar melawan Senegal.

“Inggris bisa memperlihatkan kelebihannya itu karena lawannya. Belum dapat tim yang setara. Baru perempat final mereka dapat yang berbobot. Perancis,” tegasnya.

Inggris baru menghadapi lawan berat di babak delapan besar, yakni Prancis.

“Ini pertandingan yang seru. Biasanya perempat final memang seperti ini. Tim-tim besar mulai saling bertemu. Inggris bisa dalam posisi yang bahaya. Kadang tim ini kurang konsisten. Seperti saat ditahan imbang Amerika Serikat di fase grup,” pungkasnya.

Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi), 9 Desember 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR