Absennya Italia di Rusia Masih Terasa Pedih Bagi Maldini

Bola.net | 24 Januari 2018, 19:50
Paolo Maldini (c) AFP
Paolo Maldini (c) AFP
- Legenda AC Milan Paolo Maldini mengaku kegagalan masuk ke Piala Dunia 2018 masih terasa pedih baginya.


Italia gagal bersaing dengan Spanyol di babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2018 zona Eropa. Mereka hanya bisa finis di peringkat kedua saja.


Alhasil, Italia pun terpaksa harus menjalani babak playoff. Di babak itu, mereka harus berhadapan dengan Swedia. Namun dalam dua leg, Azzurri kalah dengan agregat 1-0.


Italia pun gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1958 silam. Hal ini pun menjadi sebuah luka besar bagi salah satu negara raksasa sepakbola dunia tersebut.


"Tereliminasi dari Piala Dunia? Ini masih menyisakan rasa yang sangat perih. Ini adalah perasaan yang sangat buruk," katanya kepada Gazzetta dello Sport.


Italia vs Swedia.Italia vs Swedia.


"Namun, saya khawatir tingkat keparahan apa yang telah terjadi belum dipahami dengan benar. Selama dua pekan, terjadi pemberontakan besar, tapi kemudian semuanya kembali ke keadaan semula," cetus Maldini.


Akibat kegagalan tersebut, banyak pihak yang menyarankan agar sepakbola Italia secara keseluruhan berbenah. Termasuk pembenahan dalam federasi sepakbola Italia sendiri, FIGC.


Beberapa pihak lantas bersaing untuk menjadi presiden anyar FIGC. Eks gelandang AS Roma Damiano Tommasi ikut mencalonkan diri untuk memperebutkan posisi tersebut.


Damiano TommasiDamiano Tommasi


Ia akan bersaing dengan Gabriele Gravinda dan Cosimo Sibilia. Dibanding kedua nama terakhir ini, Maldini justru sangat mendukung Tommasi dalam pemilihan yang digelar pekan depan.


"Sistem kita sulit untuk berubah. Saya pikir Tommasi harus didukung," tegasnya.


"Ia memiliki keberanian untuk maju ke depan dan memiliki pengetahuan untuk mengembalikan sepakbola kita ke posisi terdepan," sru Maldini. [initial]


 (gaz/dim)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR