6 Pelajaran Jerman vs Jepang di Piala Dunia 2022: Rudiger Kualat, Mata-mata Samurai Biru Beraksi

Dimas Ardi Prasetya | 24 November 2022, 01:48
Antonio Rudiger tak bisa berkata-kata usai Jerman dibikin malu Jepang di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Eugene Hoshiko
Antonio Rudiger tak bisa berkata-kata usai Jerman dibikin malu Jepang di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Eugene Hoshiko

Bola.net - Timnas Jepang sukses menjegal Timnas Jerman di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB.

Jerman menekan Jepang sejak awal. Tapi Samurai Biru sempat menunjunkkan ancaman dari serangan baliknya yang sempat berbuah gol dari Daizen Maeda, meski pada akhirnya dianulir wasit.

Ilkay Gundogan kemudian membuat Jerman unggul 1-0 berkat golnya dari titik putih. Namun Jepang kemudian bangkit di babak kedua.

Jepang bermain dengan lebih berani. Alhasil mereka bisa mencetak dua gol via Ritsu Doan dan Takuma Asano. Jerman pun ditebas Samurai Biru dengan skor 1-2.

Berikut sejumlah pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan tersebut, Bolaneters.

1 dari 7 halaman

Jempol untuk Gonda

Shuichi Gonda menggagalkan peluang Serge Gnabry di laga Jerman vs Jepang di Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022). (c) AP Photo/Ebrahim Noroozi

Shuichi Gonda menggagalkan peluang Serge Gnabry di laga Jerman vs Jepang di Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022). (c) AP Photo/Ebrahim Noroozi

Seperti disebut sebelumnya Jerman mendominasi laga babak pertama. Di babak kedua meski Jepang bangkit, mereka sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Tercatat di sepanjang laga, Jerman melepas 26 tembakan. Sembilan di antaranya tepat sasaran.

Tapi mereka cuma bisa bikin satu gol dan itu pun dari titik putih. Apa alasannya?

Selain karena lini serang yang bapuk, Jerman kesulitan mencetak gol berkat ketangguhan kiper Jepang, Shuichi Gonda. Di babak pertama beberapa tembakan jarak jauh Panser sukses dimentahkannya.

Di babak kedua, sempat ada momen saat Jonas Hoffman serta Serge Gnabry mengancam gawang Jepang dalam tempo satu menit. Namun semua upaya kedua pemain itu berhasil ia mentahkan.

Gonda memang sempat membuat dosa dengan menjadi penyebab terciptanya penalti Jerman. Namun ia menebusnya dengan penyelamatan-penyelamatan yang gemilang.

2 dari 7 halaman

Musiala Curi Perhatian

Jamal Musiala jadi andalan di Bayern Munchen. Padahal usianya masih 19 tahun.

Hal itu membuat Hansi Flick menjadikannya andalan juga di Timnas Jerman. Sayangnya kepercayaan itu kurang dimanfaatkan dengan baik oleh Musiala di laga lawan Jepang ini.

Ia gagal membawa Jerman memang. Namun Musiala sempat menunjukkan aksi menawan.

Ia memamerkan aksi individunya pada babak kedua. Ia saat itu masuk ke kotak penalti melewati beberapa pemain sebelum melepas tembakan. Sayang bola masih melambung tinggi.

Ini adalah debutnya di Piala Dunia. Jika ia kurang bersinar itu wajar saja karena ia mungkin masih gugup. Pengalaman lawan Jepang ini akan jadi pelajaran sangat berharga baginya.

3 dari 7 halaman

Memori Moskow 2018

Kiper Jerman Manuel Neuer (jersey kuning) ikut maju menyerbu pertahanan Jepang di laga Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Ricardo Mazal

Kiper Jerman Manuel Neuer (jersey kuning) ikut maju menyerbu pertahanan Jepang di laga Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Ricardo Mazal

Kalah lagi, kalah lagi. Jerman kembali mendapat memori buruk di Piala Dunia.

Pada tahun 2018 lalu di Rusia, Jerman tergabung di Grup F. Mereka segrup dengan Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan.

Di laga pertama mereka berduel lawan Meksiko di Luzhniki Stadium di Moskow. Diprediksi bisa menang tapi nyatanya Jerman malah keok dengan skor 0-1 berkat gol Hirving Lozano.

Jerman memang menang 2-1 atas Swedia. Tapi mereka kemudian secara mengejutkan dijegal Korea Selatan dengan skor 2-0.

Jerman akhirnya gagal lolos dari grup tersebut. Mereka cuma bisa finis di peringkat empat saja dengan raihan tiga angka.

4 dari 7 halaman

Rudiger Kualat

Di pertandingan ini, Antonio Rudiger dijadikan starter. Ia bermain bareng Niklas Sule, Nico Schlotterbeck, dan David Raum.

Rudiger kerap jadi orang terakhir di lini pertahanan. Pada satu waktu di babak pertama, Jepang berusaha melancarkan serangan balik.

Mereka melepas bola panjang ke lini belakang. Bola lantas dikejar satu pemain Jepang. Rudiger tentu saja ikut mengejar bola ini dan akhirnya menang adu sprint. Namun ia kemudian melakukan hal yang mengejutkan: lari berjingkrak-jingkrak.

Aksinya ini tak enak untuk dilihat. Rudiger seakan-akan meremehkan lawannya yang ia kalahkan dalam adu sprint.

Namun demikian, skuad Jepang akhirnya jadi pihak terakhir yang bisa tertawa. Sebab mereka sukses mempermalukan Jerman. Rudiger sendiri bisa dibilang kualat karena telah meremehkan lawannya.

5 dari 7 halaman

Habis Arab Saudi, Terbitlah Jepang

Winger Jepang, Takuma Asano, saat menjebol gawang Jerman di laga Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Ricardo Mazalan

Winger Jepang, Takuma Asano, saat menjebol gawang Jerman di laga Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Ricardo Mazalan

Piala Dunia 2023 ini awalnya dibuka dengan biasa-biasa saja. Namun kemudian kejutan besar terjadi.

Tepatnya pada hari ketiga gelaran Piala Dunia 2022. Saat itu Argentina dikalahkan oleh Arab Saudi dengan skor 1-2.

Kini Jepang mengulang hal yang sama atas Jerman. Prosesnya pun sama.

Argentina dan Jerman sama-sama unggul lebih dahulu. Namun Arab Saudi dan Jepang bisa menyamakan skor dan kemudian bisa membalikkan skor.

Namun patut ditunggu apakah ini cuma kebetulan atau Arab Saudi dan Jepang memang jago. Patut ditunggu hasil-hasil yang mereka raih di laga berikutnya.

6 dari 7 halaman

Mata-mata Samurai Biru

Di laga ini, gawang Jerman dibobol dua kali pada menit ke-75 dan 83. Dua gol itu masing-masing disumbangkan oleh Ritsu Doan dan Takuma Asano.

Kedua pemain ini sangat familiar dengan cara main Jerman. Pasalnya mereka bermain di kompetisi Bundesliga.

Doan bermain di klub SC Freiburg sejak musim panas 2022 kemarin. Sebelumnya ia bermain di klub Jerman lainnya yakni Arminia Bielefeld dengan status pinjaman sejak September 2022.

Sementara itu Asano berstatus sebagai pemain VfL Bochum. Ia gabung klub Bundesliga itu sejak tahun 2021 lalu.
Namun sebelumnya ia sudah merasakan bermain di Jerman di klub VfB Stutgart dan Hannover 96 dari tahun 2016 sampai 2019. Ia berstatus pinjaman dari Arsenal kala itu.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR