BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Valentino Rossi Tolak Permintaan Pangeran Arab Saudi untuk Bela VR46-Ducati

25-06-2021 08:53 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT

Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, secara halus menolak permintaan Pangeran Abdulaziz bin Abdullah Al Saud untuk balapan dengan timnya sendiri, Aramco Racing Team VR46, yang jadi tim satelit Ducati Corse seutuhnya di MotoGP 2022. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers di Assen, Belanda, Kamis (24/6/2021).

VR46 Team yang disponsori oleh Aramco memang resmi diumumkan bertahan di Ducati hanya beberapa jam sebelum Rossi menghadiri jumpa pers. Dalam rilis resmi tim, Pangeran Abdulaziz bin Abdullah Al Saud secara gamblang meminta The Doctor tetap balapan tahun depan, bertandem dengan adiknya sendiri, Luca Marini.

"Bakal menyenangkan bagi saya jika Valentino Rossi mau berkompetisi selama beberapa tahun ke depan sebagai pembalap Aramco Racing Team VR46 bersama adiknya, Luca Marini, yang sudah berkompetisi tahun ini," tulis Pangeran Arab Saudi tersebut. Namun, Rossi yang kini telah berusia 42 tahun merasa ragu soal proposal ini.

1 dari 3 halaman

Sadari Hasilnya Tak Layak untuk Tetap Balapan Tahun Depan

Corak motor Aramco Racing Team VR46 (c) Tanal Entertainment Sport & Media
Corak motor Aramco Racing Team VR46 (c) Tanal Entertainment Sport & Media

Sembilan kali juara dunia tersebut memang mengaku belum ambil keputusan apakah dirinya akan benar-benar pensiun akhir musim nanti, dan ia akan memanfaatkan rehat musim panas pada Juli-Agustus sebagai masa merenung. Namun, ia juga meyakini bakal sulit bagi fans MotoGP untuk melihatnya tetap balapan pada 2022.

"Saya masih belum ambil keputusan, karena saya akan berpikir lebih dalam dalam rehat musim panas ini. Saya masih harus bicara dengan Yamaha dan Petronas. Tapi kami ingin mencoba memperbaiki performa dan hasil," ungkap Rossi, yang pada musim ini baru sekali masuk 10 besar dan sudah empat kali gagal meraup poin.

"Awal musim ini, sampai sekarang, tidaklah fantastis jika dilihat dari sudut pandang hasil. Jadi, bakal sulit bagi saya untuk tetap balapan tahun depan. Pangeran memang selalu mendorong saya untuk tetap balapan tahun depan bersama tim saya dan Ducati. Namun, saat ini saya rasa bakal sangat sulit," lanjut rider Italia ini.

2 dari 3 halaman

Bangga VR46 Team Jadi Tim MotoGP Seutuhnya

Di lain sisi, Rossi senang dan bersemangat akhirnya punya tim balap dengan dua rider tahun depan bersama Ducati. Menurutnya, semua ini terwujud usai perjuangan panjang sejak ia terpikir untuk membentuk VR46 Riders Academy, yang ia ciptakan usai merasa kehilangan Marco Simoncelli yang meninggal dunia pada 2011 lalu.

"Kini sudah resmi, VR46 akan punya tim seutuhnya di MotoGP. Kami senang dan bangga atas proyek ini, yang sudah kami mulai 10 tahun lalu, saat kami mulai bekerja dengan Academy, berlanjut ke Moto3 dan Moto2. Kami punya banyak orang baik yang mengerjakan proyek ini dan semua sangat bersemangat," tuturnya.

"Kami akan pakai motor Ducati, dan kami sangat senang atas hal ini, karena ini berarti kami bekerja dengan motor Italia dan pembalap Italia. Selain itu tim kami juga dari Italia karena berasal dari Tavullia. Jadi, ini bagus dan kami rasa kami bisa bersenang-senang," pungkas Rossi.

Sumber: MotoGP

3 dari 3 halaman

Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring

KOMENTAR