Valentino Rossi Jadi yang Ke-9: Inilah 8 Rider yang Nomornya Dipensiunkan MotoGP

Anindhya Danartikanya | 24 Mei 2022, 16:09
Valentino Rossi saat masih membela Monster Energy Yamaha di MotoGP 2021. (c) Yamaha MotoGP
Valentino Rossi saat masih membela Monster Energy Yamaha di MotoGP 2021. (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Usai resmi berstatus MotoGP Legend akhir tahun lalu, Valentino Rossi akan mendapatkan penghormatan lain di sela MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 27-29 Mei 2022 nanti. Nomor balapnya, yakni #46 resmi akan dipensiunkan dari MotoGP.


Hal ini diumumkan Dorna Sports selaku promotor MotoGP di sela Seri Le Mans, Prancis, pada 14 Mei lalu. Uniknya, ini sejatinya bertolak belakang dengan keinginan The Doctor. Ia pernah mengakuinya pada 2016, ketika Dorna memensiunkan #58, nomor milik sahabat Rossi sendiri, Marco Simoncelli.

"Soal nomor balap saya, saya berpikir... kesan pertama saya adalah, saya tidak suka jika #46 dipensiunkan. Saya lebih suka #46 tetap tersedia, dan jika ada pembalap lain yang ingin memakainya, maka mereka boleh memakainya," ujar Rossi seperti yang dikutip Crash.net kala itu.

Meski begitu, seorang pembalap ternyata tak punya kuasa atau hak spesial untuk menolak penghargaan macam ini. Alhasil, Rossi akan menjadi pembalap Grand Prix kesembilan yang nomor balapnya akan dipensiunkan. Siapa saja delapan rider lainnya? Berikut ulasannya.

1 dari 8 halaman

#34 Kevin Schwantz - hanya di MotoGP

Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz (c) Suzuki Racing

Kevin Schwantz telah menggunakan nomor balap #34 sejak GP500 1987. Setahun sebelumnya, ia pakai nomor #32. Usai menjadi juara dunia GP500 1993, Schwantz pun memakai nomor #1 pada 1994. Pada 1995, Schwantz kembali memakai nomor #34, namun memutuskan pensiun usai menjalani tiga seri pertama.

Setelah Schwantz pensiun, sebagai penghormatan, nomor #34 pun dipensiunkan dari kelas GP500/MotoGP. Sebagai imbasnya, Andrea Dovizioso yang merupakan fans berat Schwantz dan selalu pakai nomor #34 di sepanjang kariernya, tak lagi bisa pakai nomor itu ketika naik ke MotoGP. Sejak 2008, Dovizioso selalu memakai nomor 4 atau 04.

2 dari 8 halaman

#74 Daijiro Kato - di semua kelas Grand Prix

Daijiro Kato (c) MotoGP.comDaijiro Kato (c) MotoGP.com

Daijiro Kato yang merupakan juara dunia GP250 2001 digadang-gadang menjadi bintang besar MotoGP suatu saat nanti. Sayangnya, pembalap asal Jepang ini meninggal dunia usai mengalami kecelakaan hebat di Sirkuit Suzuka dalam MotoGP Jepang 2003 yang mengakibatkan cedera kepala yang parah.

Pada 2004, nomor balapnya dipensiunkan dari semua kelas Grand Prix, namun sampai kini beberapa rider masih mengenang Kato dengan memakai #74 di bagian tertentu pada baju balap mereka. Nomor Kato masih disediakan untuk pembalap wildcard di GP125/Moto3, namun tak ada lagi yang memakainya di sejak 2013.

3 dari 8 halaman

#48 Shoya Tomizawa - hanya di Moto2

Shoya Tomizawa (c) MotoGP.comShoya Tomizawa (c) MotoGP.com

Sama seperti Kato, Shoya Tomizawa digadang-gadang bisa jadi bintang Jepang yang menjanjikan di MotoGP kelak, apalagi setelah ia sukses merebut kemenangan di Moto2 2010. Sayangnya, pada tahun yang sama, ia meninggal dunia usai mengalami kecelakaan hebat di Misano.

Dua pekan setelah kepergiannya, Dorna Sports pun memensiunkan nomor #48 dari Moto2 sebagai penghormatan. Juga tak ada pembalap yang memakai nomor tersebut baik di kelas Moto3 maupun MotoGP, sampai akhirnya Ivan Ortola memakainya di Moto3 musim ini.

4 dari 8 halaman

#65 Loris Capirossi - hanya di MotoGP

Loris Capirossi saat masih membela Ducati di MotoGP. (c) MotoGP.comLoris Capirossi saat masih membela Ducati di MotoGP. (c) MotoGP.com

Loris Capirossi dikenal sebagai salah satu pembalap terbaik MotoGP yang sayangnya tak pernah jadi juara di kelas tersebut. Kiprahnya pun sangat dihormati oleh banyak orang, termasuk berkat kesuksesannya meraih tiga gelar di kelas balap yang lebih ringan.

Saat ia pensiun pada akhir 2011, Dorna Sports pun memberikan penghormatan dengan memensiunkan nomor balapnya dari kelas MotoGP. Kini Capirossi menjabat sebagai Safety Advisor MotoGP.

5 dari 8 halaman

#58 Marco Simoncelli - di semua kelas Grand Prix

Mendiang pembalap MotoGP, Marco Simoncelli (c) MotoGP.com

Sejak kecil, Marco Simoncelli telah identik dengan nomor balap #58. Sayangnya, ia meninggal dunia dalam usia 24 tahun usai mengalami kecelakaan hebat di Sepang dalam MotoGP Malaysia 2011.

Saat ia resmi dinobatkan sebagai MotoGP Legend pada 2016, nomor balapnya ikut dipensiunkan dari seluruh kelas Grand Prix, yang artinya tak satu pun rider Moto3, Moto2, dan MotoGP boleh memakai nomor tersebut.

6 dari 8 halaman

#69 Nicky Hayden - hanya di MotoGP

Nicky Hayden (c) MotoGP

Seperti halnya Kato dan Simoncelli, kabar meninggalnya juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden, sangat mengejutkan. Ia meninggal dunia pada Mei 2017 akibat kecelakaan lalu lintas saat latihan sepeda di Rimini, Italia, tepat di sebelah Misano World Circuit Marco Simoncelli.

Pada 2019, ia dinobatkan sebagai MotoGP Legend, dan nomor balapnya juga ikut dipensiunkan dari kelas MotoGP. Nomor ini terakhir kali dipakai semusim penuh oleh Tom Booth Amos di Moto3 2017 dan 2018, dan sempat digunakan oleh Sean Dylan Kelly saat jadi pembalap wildcard di Moto2 Valencia 2019.

7 dari 8 halaman

#39 Luis Salom - hanya di Moto2

One minute silence untuk Luis Salom di MotoGP Catalunya 2016. (c) AFPOne minute silence untuk Luis Salom di MotoGP Catalunya 2016. (c) AFP

Paddock MotoGP Catalunya 2016 seketika muram usai Luis Salom dinyatakan meninggal dunia dalam usia 24 tahun usai mengalami kecelakaan hebat dan menabrak dinding pembatas di Tikungan 13 pada sesi latihan kedua (FP2) Moto2.

Dalam gelaran FIM MotoGP Awards pada akhir musim itu, Dorna Sports pun mengumumkan nomor balap Salom dipensiunkan dari kelas Moto2 sebagai tribut untuk rider asal Spanyol tersebut.

8 dari 8 halaman

#50 Jason Dupasquier - hanya di Moto3

Pembalap CarXper PrustelGP, Jason Dupasquier (c) MotoGP.com

Pembalap CarXpert PrustelGP, Jason Dupasquier, meninggal dunia dalam usia 19 tahun usai mengalami kecelakaan dalam sesi kualifikasi Moto3 Italia 2021 di Sirkuit Mugello.

Untuk menghormatinya, Dorna Sports memutuskan memensiunkan nomor balapnya, yakni #50 dari kelas Moto3. Peresmiannya pun dilakukan di sela MotoGP Jerman di Sachsenring, hanya sebulan setelah kepergian Dupasquier.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR