BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Valentino Rossi Akui Punya Karier Panjang di MotoGP Gara-Gara Batal ke Formula 1

16-09-2021 11:31 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Yamaha MotoGP
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengaku dirinya memutuskan untuk punya karier panjang di MotoGP usai batal pindah ke Formula 1 bersama Ferrari. Hal ini ia sampaikan kepada DAZN, Rabu (15/9/2021), menjelang balapan-balapan terakhirnya di MotoGP sebelum gantung helm akhir musim nanti.

Tahun 2021 adalah musim ke-26 Rossi di Grand Prix. Tentu ini karier yang sangat panjang, dan Rossi tak pernah mempedulikan komentar orang-orang yang memintanya pensiun sejak lebih dari satu dekade lalu. Ia mengaku bahwa keputusan turun di MotoGP selama mungkin tercetus pada 2006, saat ia nyaris pindah ke F1.

"Jujur saja, saya sudah mendengar komentar macam ini (soal pensiun dari MotoGP) sejak 2006 atau 2007, lima belas tahun yang lalu. Namun, hal-hal macam itu tak terlalu membuat saya tertarik. Saya selalu punya gagasan yang jelas," ungkap sembilan kali juara dunia ini seperti yang dikutip oleh Todo Circuito.

1 dari 2 halaman

Tak Mau Punya Penyesalan

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT

Seperti yang diketahui, Rossi memang berkali-kali menjalani uji coba serius dengan Scuderia Ferrari pada 2004-2006. Yamaha sempat cemas kepindahannya ke F1 jadi nyata, sampai-sampai mengontrak Jorge Lorenzo pada 2006 sebagai penggantinya, dua tahun sebelum Lorenzo benar-benar turun di MotoGP.

Rossi bahkan sempat menjalani uji coba dengan para pembalap F1 lainnya. Terkesan, Ferrari pun menyodorkan kontrak padanya. Namun, setelah menimbang-nimbang, Rossi membatalkan niatannya untuk banting setir ke ajang balap mobil terakbar di dunia tersebut, dan memilih bertahan di MotoGP.

Benar saja, setelahnya, The Doctor justru sukses merebut gelar dunia pada 2008 dan 2009. "Saat saya memutuskan tak pindah ke ajang mobil pada 2006-2007, saya berpikir, 'Aku akan terus balapan di MotoGP selama yang kubisa', karena saya tak mau punya penyesalan ketika melihat ke belakang," kisah Rossi.

2 dari 2 halaman

Ferrari Ingin Turunkan Valentino Rossi di Sauber

Valentino Rossi saat uji coba dengan Scuderia Ferrari. (c) MotoGP.comValentino Rossi saat uji coba dengan Scuderia Ferrari. (c) MotoGP.com

Rossi juga mengungkapkan salah satu alasan ia akhirnya menolak pindah ke F1. Kala itu, Ferrari bertekad menurunkannya di Sauber terlebih dahulu, dan tak langsung membela Scuderia Ferrari. Rossi bahkan sempat melakukan negosiasi serius dengan eks Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, namun akhirnya urung pindah.

"Itulah program kami pada 2006. Saya pergi ke rumah Montezemolo dan kami cari cara untuk mewujudkannya. Itu program yang menarik, tapi jujur saja, saya tak siap berhenti balapan dengan motor. Saya tahu saya masih bisa meraih lebih banyak gelar dan saya merasa itu momen yang tak tepat untuk pindah ke F1," pungkasnya.

Meski begitu, Rossi tak pernah lepas dari dunia balap mobil. Selama aktif berkompetisi di MotoGP, ia sempat menjalani uji coba dengan mobil F1 milik Mercedes AMG Petronas bersama Lewis Hamilton, ikut ajang Monza Rally Show dan Gulf 12 Hours. Usai pensiun nanti, ia juga ingin ikut balapan ketahanan mobil lainnya.

Sumber: DAZN, Todo Circuito

KOMENTAR