BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Tunggu Keputusan Valentino Rossi, Petronas SRT Kesengsem Banyak Rider Muda

15-07-2021 08:19 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT

Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku pihaknya masih menunggu keputusan Valentino Rossi mengenai masa depannya di MotoGP 2022. Namun, pria asal Malaysia ini menyatakan bahwa pihaknya kebanjiran ketertarikan dari banyak pembalap muda. Hal ini ia sampaikan lewat situs resmi tim, Rabu (14/7/2021).

Seperti yang diketahui, kontrak Rossi dengan Yamaha akan habis akhir tahun ini. Namun, bersama SRT, The Doctor sulit tampil kompetitif. Ia baru sekali masuk 10 besar dan sudah lima kali gagal meraih poin. Hasil ini diakui Rossi sangat memengaruhi masa depannya dan ia pun telah memberikan sinyal kuat akan pensiun.

Meski begitu, Razali menyatakan bahwa saat ini, Rossi dan Yamaha masih berdiskusi dan belum ada keputusan final yang diambil. Namun, ia juga tak memungkiri bahwa keputusan Maverick Vinales untuk meninggalkan Monster Energy Yamaha akhir musim nanti juga bakal sangat memengaruhi dinamika line-up rider timnya tahun depan.

1 dari 3 halaman

Efek Domino Keputusan Maverick Vinales

Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali (c) YouTube/Petronas SRT
Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali (c) YouTube/Petronas SRT

"Penting mengingat kami masih menunggu keputusan Vale dan Yamaha soal tahun depan. Di lain sisi, ni periode yang normal, dan kabar terkini soal 'pasar' pembalap MotoGP jelas membuka banyak kans! Ini adalah diskusi yang terus berlanjut di Yamaha, kami, dan para rider MotoGP kami. Tapi kami tak buru-buru pengumuman," tutur Razali.

Tak hanya bisa kehilangan Rossi akibat pensiun, Razali juga terancam kehilangan Franco Morbidelli. Pasalnya, rider Italia berdarah Brasil itu kini menjadi kandidat utama pengganti Vinales di tim pabrikan. Namun, eks CEO Sirkuit Sepang ini juga senang bahwa ternyata pihaknya sangat menarik banyak minat pembalap Moto2 dan WorldSBK.

"Kami dapat ketertarikan dari banyak rider, bahkan yang dari luar MotoGP, untuk bergabung dengan kami. Kami yakin punya waktu yang cukup dan berada di situasi yang 'mewah' untuk memilih. Semua tahu paket apa yang bisa ditawarkan Yamaha dan potensi apa yang bisa disajikan pembalap muda sebagai bagian dari tim kami," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Struktur Oke, Motor Kompetitif

Ketertarikan banyak rider muda dari berbagai kejuaraan pada SRT memang bisa sangat dipahami. Bagaimana tidak? Tim ini sejak awal memiliki target menjadi tim junior, serta mampu menggebrak pada dua tahun pertamanya di MotoGP. Secara total, kini mereka telah mengoleksi 16 podium, termasuk enam kemenangan.

Mereka bahkan mampu membantu Morbidelli jadi runner up tahun lalu. Jadi, dengan tim yang sangat profesional dan paket motor kompetitif, tak heran jika timnya jadi bidikan banyak rider. "Kami punya struktur dan paket baik yang bisa ditawarkan kepada para pembalap muda untuk meraih impian mereka," ungkap Razali.

"Kita semua sudah melihatnya lewat Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo. Jadi, dengan semua ketertarikan ini, kami akan ambil waktu untuk mengevaluasi setiap rider yang kami inginkan. Takkan ada pengumuman line up sampai dua balapan mendatang," pungkasnya.

Sumber: Petronas SRT

3 dari 3 halaman

Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1

KOMENTAR