BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Tunggu Duel dengan Marc Marquez, Joan Mir Pede Suzuki Bakal Makin Kuat

04-12-2020 13:28 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki

Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar sekaligus juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, mengaku sangat menantikan pulihnya Marc Marquez dari cedera patah tulang humerus atau tulang lengan atas kanan hingga mereka bisa berduel di lintasan pada 2021.

Marquez memang diketahui tengah dirundung cedera itu akibat terjatuh keras di seri perdana MotoGP musim ini di Jerez, Spanyol, pada pertengahan Juli lalu. Proses pemulihannya pun sangat rumit, hingga rider Repsol Honda ini harus absen sampai akhir musim.

Saat Marquez menepi, persaingan pun jadi acak, terdapat sembilan pemenang dan 15 dari 22 pembalap peserta sukses setidaknya sekali naik podium. Mir pun menjadi pembalap paling konsisten, dengan raihan tujuh podium, termasuk satu kemenangan.

1 dari 3 halaman

Kesempatan Baik Duel dengan Marc Marquez

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) HRC Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) HRC

Kepada MotoGP.com, Kamis (3/12/2020), Mir menyebut gelar dunia ini adalah impian jadi nyata, baik bagi dirinya sendiri maupun Suzuki. Di lain sisi, ia sama sekali tak menyangka bisa jadi juara dunia pada tahun kedua partisipasinya di kelas para raja.

Tahun depan, ia ingin mengulang prestasi ini dan mempertahankan mahkota juara. Namun, ia yakin takkan mudah karena Marquez kemungkinan akan kembali. Meski yakin Marquez akan berupaya keras menjegalnya, Mir justru mengaku sangat penasaran.

"Tahun lalu, kami memulai impian merebut gelar bersama Suzuki, dan ini bukanlah awal yang buruk. Jelas, tahun depan, ketika Marc kembali, akan jadi kesempatan yang baik untuk bertarung dengannya. Ini adalah hal yang saya lewatkan tahun ini," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Yakin Suzuki Bakal Perbaiki Top Speed

Demi melawan sang delapan kali juara dunia, Mir sangat yakin Suzuki bisa meningkatkan performa GSX-RR, yang dikenal tak terlalu bertenaga ketimbang pabrikan lainnya, dan kerap kurang gesit dalam sesi kualifikasi.

"Kami memang meraih gelar dunia tahun ini, tapi saya rasa kami bisa memperbaiki diri lebih jauh. Inilah teori yang saya punya. Suzuki pasti mampu merakit motor lebih baik, karena mereka punya potensi besar," tutur rider berusia 23 tahun.

"Setiap tahun, mereka mampu membuat motor yang lebih baik, dan kami harus fokus melanjutkan filosofi yang ada. Kita lihat saja nanti, apakah dengan kecepatan lebih tinggi kami juga bisa lebih kuat," pungkas Mir.

Sumber: MotoGP

3 dari 3 halaman

Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020

KOMENTAR