BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Takkan Tunggu Iannone Sampai 2021, Aprilia Sebut Dovizioso Opsi Terbaik

23-09-2020 10:38 | Anindhya Danartikanya

Andrea Iannone (c) Aprilia Racing Andrea Iannone (c) Aprilia Racing

Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menegaskan bahwa sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang akan digelar pada 15 Oktober 2020 mendatang akan menjadi penentu masa depan Andrea Iannone di timnya pada MotoGP 2021. Hal ini ia nyatakan kepada The Race, Selasa (22/9/2020).

Pada 17 Desember 2019 lalu, Iannone dijatuhi larangan balap selama 18 bulan usai sampel urin yang diambil usai MotoGP Malaysia pada 3 November 2019 positif mengandung drostanolone, substansi steroid terlarang untuk atlet menurut Agen Anti-Doping Dunia (WADA).

Pada Februari lalu, Iannone dan tim pengacaranya berdalih bahwa substansi tersebut masuk ke dalam tubuh The Maniac akibat konsumsi daging selama di Asia. Mereka juga menyajikan bukti tes sampel rambut dalam sidang Pengadilan FIM (CDI) yang membuktikan bahwa Iannone tak mengonsumsi drostanolone selama lima bulan terakhir.

1 dari 3 halaman

Ogah Buang Waktu Setahun Lagi

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com

Iannone dan WADA pun menyeret pertarungan mereka ke CAS. Iannone menuntut hukuman larangan balap selama 18 bulan dicabut, sementara WADA menuntut hukumannya untuk diperpanjang menjadi 4 tahun. Akibat pandemi Covid-19, sidang ditunda menjadi 15 Oktober, dan Aprilia sangat menantikan hasilnya.

Rivola pun menyatakan, jika dalam sidang itu Iannone dinyatakan tak bersalah, Aprilia akan memperpanjang kontraknya, yang sejatinya habis pada akhir musim nanti. Namun, jika ia tetap dinyatakan bersalah, maka Aprilia bakal 'move on' dan mencari rider lain untuk musim 2021.

"Kami ogah buang waktu setahun lagi untuk menunggu. Kami putuskan untuk bertahan dengannya karena ia membuktikan kepada kami bahwa secara ilmiah, ia tak bersalah, dan ada alasan bagus mengapa mereka bisa mengurangi larangan balap 18 bulan jadi setahun saja," ujar Rivola.

2 dari 3 halaman

Andrea Dovizioso vs Cal Crutchlow

Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso (c) Ducati Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso (c) Ducati

Di lain sisi, Rivola pun tak memungkiri bahwa pihaknya punya dua opsi pengganti Iannone, yakni Andrea Dovizioso yang resmi hengkang dari Ducati akhir tahun ini, dan Cal Crutchlow yang terdepak dari LCR Honda. Menurut pria Italia ini, Dovizioso merupakan opsi paling menarik.

"Dovi opsi paling memungkinkan yang kami punya. Ini momen yang cukup unik. Tapi kami selalu bilang kami ingin lanjut kerja sama dengan Andrea yang satu lagi, dan ini prioritas kami. Tapi jika tak bisa, kami akan melakukan yang terbaik demi membawa Dovi ke tim kami," tuturnya.

"Tapi mungkin permintaan Dovi bakal kelewat tinggi untuk kami, jadi kami juga mempertimbangkan Cal, rider yang cepat dan juga menarik. Jujur saja, jika melihat 'pasar' pembalap, kami punya beberapa opsi yang bagus. Kurang lebih memang mahal, tapi keduanya bagus," pungkas Rivola.

Sumber: The Race

3 dari 3 halaman

Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino

KOMENTAR