Tak Ragukan Talenta Jack Miller, Ducati Tekad Bantu Hemat Ban di MotoGP 2022

Anindhya Danartikanya | 21 Januari 2022, 13:23
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, tegas pihaknya selalu percaya pada talenta Jack Miller di MotoGP. Namun, kepada Crash.net, Kamis (20/1/2022), Ciabatti tak memungkiri bahwa Ducati memang harus membantu Miller memperbaiki performa, terutama cara menghemat ban pada paruh kedua balapan.


Miller mengakhiri 2021 di peringkat keempat, prestasi terbaiknya di MotoGP. Ia mengoleksi lima podium, termasuk dua kemenangan. Di atas kertas, hasil ini cukup apik, sayangnya ini tak memenuhi ekspektasi Ducati. Pasalnya, ia sejatinya ditargetkan memperebutkan gelar usai meraih total sembilan podium pada 2019 dan 2020.

"Kami memutuskan menggaet Jack dan Pecco (Bagnaia) ke tim pabrikan usai paruh kedua 2020, saat Jack sangat kompetitif dan Pecco kesulitan usai jatuh di Misano. Jadi, gagasan kami memulai 2021 dengan Jack sebagai kandidat juara, sementara Pecco memperebutkan posisi lima besar dan memperbaiki diri," kisah Ciabatti.

1 dari 2 halaman

Sayangkan Performa Naik-Turun Jack Miller

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Yang terjadi justru Miller jatuh dalam bayang-bayang sang tandem, Bagnaia, yang lebih muda dan baru menjalani musimnya yang ketiga di MotoGP. Bagnaia malah sengit memperebutkan gelar dunia dengan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

Secara total, Bagnaia diketahui meraih enam pole, sembilan podium, yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Ia bahkan mengakhiri musim sebagai runner up. Padahal, target awal yang dipatok Ducati untuk rider Italia itu hanyalah masuk lima besar.

"Pecco meraih pole di Qatar, memperebutkan kemenangan dan menjalani paruh kedua musim dengan fantastis. Jack meraih kemenangan pertama bersama Ducati di Jerez, kemudian di Le Mans, namun ia lalu mengalami naik-turun," tutur Ciabatti, merujuk pada empat kali gagal finis yang dialami Miller.

2 dari 2 halaman

Sebut Jack Miller Salah Satu Rider Tercepat

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Satu hal yang diakui Ciabatti menjadi sorotan Ducati adalah kelemahan Miller dalam menjaga usia ban pada paruh kedua balapan. Jika diamati, rider Australia ini memang delapan kali start dari barisan terdepan, dan selalu menjalani start yang sangat apik. Namun, pada pertengahan balapan, ia melorot karena bannya aus.

"Tak ada yang meragukan talenta Jack. Ia salah satu rider tercepat di kondisi-kondisi tertentu, ia bahkan yang terbaik dalam kondisi basah atau setengah basah. Namun, kadang gaya balapnya tak membantu menghemat ban pada paruh kedua balapan, dan ini salah satu area yang harus kami bantu perbaiki," tutup Ciabatti.

Pada Jumat (21/1/2022), Miller mengaku dites positif Covid-19 hingga harus menjalani karantina di Australia. Alhasil, ia akan absen dari peluncuran Ducati Lenovo Team di Italia, 28 Januari nanti. Ia diharapkan sudah pulih ketika uji coba pramusim MotoGP Malaysia digelar di Sirkuit Sepang pada 5-6 Februari.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR