Tak Punya Radio ala F1, Para Rider MotoGP Minta Tombol 'Red Flag' untuk Situasi Bahaya

Anindhya Danartikanya | 18 Oktober 2022, 15:42
Tak Punya Radio ala F1, Para Rider MotoGP Minta Tombol 'Red Flag' untuk Situasi Bahaya
Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) AP Photo

Bola.net - Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini, menyatakan para rider MotoGP yang rutin hadir dalam rapat Safety Commission telah meminta Dorna Sports, IRTA, dan Race Direction menyediakan tombol 'voting' di dasbor motor untuk menentukan kapan bendera merah harus dikibarkan dalam situasi berbahaya.

Hal ini dinyatakan Marini kepada Crash.net, Selasa (18/10/2022), setelah hujan deras mengguyur balapan Moto2 di Thailand sehingga balapan dihentikan ketika banyak rider kecelakaan. Selain itu, angin kencang juga menerpa Sirkuit Phillip Island, Australia, pada Jumat (14/10/2022) lalu, membahayakan nyawa para rider.

Marini mensinyalir para pembalap resah soal Race Direction yang selalu terlambat mengibarkan bendera merah ketika terjadi situasi berbahaya di trek. Menurut adik Valentino Rossi ini, leletnya Race Direction disebabkan mereka hanya melihat kondisi trek dari layar TV, dan tak merasakannya langsung seperti para pembalap.

1 dari 3 halaman

Race Direction Tak Rasakan Sensasi di Trek

MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika (c) AP Photo

MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika (c) AP Photo

"Dalam situasi itu (berangin), kami berkendara mencapai limit. Kami selalu harus menunggu kecelakaan untuk dapat bendera merah. Bukan tugas mudah bagi IRTA, Dorna, atau Race Direction untuk mengambil keputusan ini. Pasalnya, mereka tak ada di trek, mereka ada di pit, dan tak merasakan angin kencang," ujar Marini.

Untuk mengatasi ini, Marini menyatakan para rider telah meminta satu tombol tambahan di motor. Tombol itu untuk 'ambil suara' apakah bendera merah harus dikibarkan atau tidak ketika ada anomali di lintasan. Jumlah rider yang menekan tombol itu nantinya bisa jadi pertimbangan yang lebih akurat bagi Race Direction.

"Lewat Safety Commission, kami minta kepada mereka untuk menyediakan sebuah tombol. Mungkin jika 80% pembalap menekan tombol ini, kami bisa dapat bendera merah, contohnya dalam balapan. Tombol ini hanya untuk mengirim informasi, karena Anda tak bisa lihat apa pun jika nonton balapan dari TV," lanjut Marini.

2 dari 3 halaman

Teknologi Sudah Canggih, Satu Tombol Ekstra Tak Masalah

Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Alex Rins, dan Marc Marquez (c) AP Photo

Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Alex Rins, dan Marc Marquez (c) AP Photo

Runner up Moto2 2020 ini yakin teknologi sudah cukup maju untuk membantu Race Direction menyediakan tombol 'red flag' tersebut. Pasalnya, selama ini para rider hanya bisa mengangkat tangan ketika terjadi anomali di trek, dan yang terlihat hanyalah para rider yang bertarung di depan karena sudah pasti tersorot kamera.

"Jika 80% rider, termasuk yang di belakang, menekan tombol itu dan mengirim sinyal bahwa ada situasi genting, maka jadi seperti pemilihan suara. Saya rasa bakal lebih mudah bagi Race Direction jika kami mengirimkan info ini kepada mereka," ungkap Marini, yang menyebut pertukaran info ini setara dengan radio tim di Formula 1.

"Ini seperti F1, tetapi mereka bicara lewat radio. Bagi kami, sulit untuk bicara. Namun, soal menekan tombol, kami mudah melakukannya karena tinggal memencet tombol di stang sepanjang lap! Satu tombol tambahan takkan jadi masalah. Kami sangat terbuka pada gagasan apa pun, tetapi yang ini ide paling mudah," tutupnya.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

MotoGP Austin 2022 di Circuit of The Americas (c) AP Photo

MotoGP Austin 2022 di Circuit of The Americas (c) AP Photo
  1. #63 Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 233
  2. #20 Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 219
  3. #41 Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 206
  4. #23 Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 191
  5. #43 Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 179
  6. #33 Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 160
  7. #5 Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 159
  8. #42 Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 137
  9. #89 Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 136
  10. #88 Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 135
  11. #12 Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122
  12. #10 Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 111
  13. #93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 104
  14. #72 Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 93
  15. #36 Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  16. #44 Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 54
  17. #73 Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50
  18. #30 Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 46
  19. #21 Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 31
  20. #49 Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 23
  21. #4 Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP™ Team - Yamaha - 15
  22. #40 Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 12
  23. #87 Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 10
  24. #25 Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  25. #35 Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 6
  26. #6 Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
  27. #51 Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  28. #32 Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
  29. #9 Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
  30. #92 Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
  31. #45 Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR